Waskita Karya Diimbau Tingkatkan Kinerja

Waskita Karya Diimbau Tingkatkan Kinerja

Wakil Ketua Komisi VI DPR Dito Ganinduto (Foto:Dok.DPR)

 

 

Jakarta: Lima direktur PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dicopot saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Hal ini sebagai dampak atas banyaknya proyek ambruk secara beruntun, beberapa waktu lalu.

Kelima direktur yang baru dipilih diharapkan dapat memperbaiki kinerja buruk perusahaan pelat merah tersebut. Di samping itu banyak pekerjaan rumah yang menanti agar pekerjaan proyek dapat selesai sesuai target, namun tetap memberikan rasa aman dan nyaman.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Dito Ganinduto memberikan komentarnya terkait perombakan direksi tersebut. Ia berharap dengan struktur direksi yang baru dapat lebih meningkatkan pengawasan dan membuat perencanaan yang lebih ketat dengan penuh tanggung jawab.

“Mengharapkan peningkatan kinerja direksi yang baru,” ujar Dito di Jakarta, Minggu, 8 April 2018.

Selain itu, ia mengingatkan agar Waskita Karya agar bisa meningkatkan kualitas SDM-nya. Hal ini diharapkan dapat menghindari risiko proyek ambruk yang dapat merugikan masyarakat.

“Serta mengevaluasi pekerjaan-pekerjaan yang on progress untuk tidak terjadi lagi ambruknya seperti yang lalu,” kata Dito.

Dalam ‎RUPST Waskita Karya, pemegang saham nyaris merombak semua jajaran direksinya.‎ Beberapa direksi yang diganti, seperti ‎M Choliq digantikan oleh I Gusti Ngurah Putra.

Sementara posisi Direktur Pengembangan & Sumber Daya Manusia Waskita Karya kini diisi Hadjar Seti Adji dari sebelumnya Agus Sugiono. ‎Lalu, Direktur Keuangan Tunggul Rajagukguk juga dicopot digantikan oleh Haris Gunawan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Adhi karya (Persero) Tbk (ADHI).

Dua posisi Direktur Operasi juga diisi oleh nama baru seperti Didit Oemar Prihadi dan Fery Hendriyanto, sedangkan Bambang Rianto yang tadinya menjabat Direktur Operasi III menjadi Direktur Operasi II. P‎emegang saham juga memberikan restu untuk mengangkat Wahyu Utama Putra sebagai Direktur Quality, Health, Safety & Environment Waskita Karya.

“Kita punya masalah satu yang kemarin kita sudah dilanjutkan ada direktur Quality, Health, Safety & Environment (QHSE) sudah kita tepati, yang jadi adalah pejabat dari Adhi Karya,” ujar Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN Ahmad Bambang‎.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

59 − = 53