Wagub Tinjau Pelaksanaan UN SMA/MA Hari Pertama

Wagub Sumbar, Nasrul Abit meninjau pelaksanaan UN di Kab.Solok, Senin (9/4). (foto: humas)

 

 

SOLOK – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit melakukan kunjungan peninjauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/MA hari pertama, Senin (9/4). Di antara sekolah yang dipantau adalah penyelenggaraan UNBK di SMA 2 Sumbar dan SMA 1 Talang Kabupaten Solok. Dari pantauan sementara, penyelenggaraan UN berjalan baik dan lancar tanpa ada halangan yang berarti.

“Kita bangga atas prestasi SMA 2 Sumbar yang 95 persen dan SMA 1 Talang 85 persen siswanya masuk perguruan tinggi favorit. Ini menandakan kualitas siswa SMA setiap tahun terus ada peningkatan,” kata Wagub di sela kunjungan peninjauan UN di SMA Negeri 2 Sumbar, Koto Gaek Guguk, dan SMA Negeri 1 Talang Kabupaten Solok. Pada kesempatan itu, Wagub didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Drs. Burhasman Bur, MM, Sekretaris Drs. Bustavedia, dan Kadis Pendidikan Solok.

 Berdasarkan data Dinas Pendidikan, peserta UN SMA/MA tahun 2018 di Sumbar sebanyak 46.774 peserta dari 316 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 10.352 peserta dari 224 Madrasyah Aliyah di Sumbar. Dari 316 SMA itu, 54 SMA di antaranya masih melakukan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) dengan 6.542 peserta. Sedangkan dari 224 MA, 53 sekolah masih UNKP dengan 896 peserta.

Sisanya, 40.252 peserta ujian SMA mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau 262 sekolah. Sedangkan 9.352 peserta dari 171 MA mengikuti UNBK. UN SMA/MA dilaksanakan serentak di Indonesia selama empat hari berturut-turut mulai tanggal 9 sampai 12 April 2018.

Wagub Sumbar, Nasrul Abit meninjau pelaksanaan UN di Kab.Solok, Senin (9/4). (foto: humas)

Dengan demikian, masih ada sekitar 13 persen SMA/MA yang belum bisa melaksanakan UNBK. Hal itu dikarenakan kondisi daerah yang belum memiliki fasilitas jaringan listrik, jaringan telekomunikasi dan berada di daerah terisolir. Terutama di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan beberapa nagari yang masih terpencil jauh dari pusat kota kabupaten. Terhadap kondisi demikian, UN masih tetap dilakukan di SMA tersebut dengan kertas dan pensil.

Kondisi itu, kata Wagub, akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, bagaimana untuk meningkatkan fasilitas jaringan listrik dan jaringan telekomunikasi pada daerah terisolir tersebut. Contoh di Mentawai, berbagai perencanaan dan pelaksanaan pembangunan percepatan tengah dilakukan, baik oleh pemerintah pusat, provinsi, kabupaten maupun oleh investor.

Begitu juga dengan daerah lainnya di Sumatera Barat, Pemprov tengah melengkapi sarana dan prasarana komputer dan lainnya. Diharapkan tahun depan semua telah UNBK.

“Mudahan-mudahan semua anak ku lulus dengan nilai yang terbaik dan dapat masuk perguruan favorit,” harapnya.

Lebih jauh, Wagub Nasrul Abit menyampaikan, karena tantangan pekembangan zaman, persoalan peningkatan daya saing menjadi sangat penting. Karena itu, Pemprov Sumbar bersama DPRD ingin meningkatkan jumlah pemerimaan siswa di SMA favorit agar ada percepatan peningkatan SDM Sumatera Barat ke depan. Apalagi, para siswa di SMA favorit dengan pendidikan karakternya telah banyak yang menjadi hafiz Al Qur’an.

“Ini tentu sebuah dedikasi Sumatera Barat untuk mempersiapkan pemimpin masa datang, baik untuk daerah maupun untuk nasional,” ujar Wagub senang.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Drs Burhasman Bur menambahkan, pelaksanaan UNBK atau UNKP oleh siswa SMA dengan mata pelajaran yang diujikan adalah bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, dan satu mata pelajaran jurusan.

Burhasman mengatakan, siswa bisa memilih satu mata pelajaran tergantung jurusannya. Misal, siswa jurusan IPA bisa memilih biologi, fisika, atau kimia. Hal itu untuk menguji passion atau minat siswa.

“Ada pilihan mapel, misalnya anak IPA bisa memilih salah satu aja, bisa biologi saja atau kimia. Kenapa satu mapel kita ingin passion-nya di situ lah yang akan menekuni, di situlah akan diuji,” kata Burhasman Bur. (rin/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − = 18