Usai Bela Hary Tanoe, Ketua Presidium Alumni 212 Diganti

Usai Bela Hary Tanoe, Ketua Presidium Alumni 212 Diganti
Dimas Setiawan :
 
Presidium Alumni Aksi Bela Islam 212 kini memiliki ketua baru. Presidium yang semula diketuai, Ansufri Idrus Sambo, kini dipimpin Slamet Ma’arif. Slamet adalah sosok yang selama ini dikenal sebagai juru bicara Front Pembela Islam (FPI). Pesan dari Slamet itu mengonfirmasi struktur presidum alumni 212 yang telah beredar sebelumnya.
 
Penggantian kepemimpinan itu sendiri terjadi beberapa waktu setelah ada aksi membela Hary Tanoesodibjo. Pada 14 Juli lalu Sambo memimpin kelompok PA 212 mendatangi Komnas Ham untuk melaporkan aduan dugaan kriminalisasi terhadap Hary Tanoe. Kala itu, Sambo mengatakan sebetulnya tak hanya Hary Tanoe saja yang dibela.
 
Belakangan, pada awal pekan ini muncul kabar bahwa pemimpin FPI, Rizieq Shihab, menegur presidium alumni 212 karena membela Hary Tanoe. Kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Prawiro mengatakan teguran itu disampaikan lewat bentuk surat. Sugito mengatakan teguran ini muncul karena Rizieq kecewa dengan sikap Presidum Alumni 212 yang keluar dari jalur perjuangan mereka selama ini. Rizieq, kata Sugito, menilai Presidium Alumni 212 telah dimanfaatkan untuk hal yang bukan menjadi perjuangan mereka selama ini.
 
Sugito mengatakan tidak menuduh Presidium Alumni 212 main mata dengan Hary. Yang jelas, kata Sugito, kendali perjuangan masih dibawah Gerakan Nasional Pembela Fatwa Ulama Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).
 
Sementara itu, Slamet enggan pelengseran Sambo dari ketua presidium disebut sebagai bagian dari teguran pimpinan FPI tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + = 26