Underpass Matraman Diujicoba, Lalu Lintas Sekitar Macet Parah

Underpass Matraman Diujicoba, Lalu Lintas Sekitar Macet Parah
Underpass Matraman diujicoba hari ini. (Dok. CNN Indonesia TV)

 

 

 

Jakarta, CNN Indonesia — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hari ini, Selasa (10/4), mulai melakukan uji coba jalan kolong (underpass) Matraman-Salemba. Namun, hal itu justru membawa dampak lain yaitu menyebabkan lalu lintas di kawasan sekitarnya macet total karena juga dilakukan rekayasa arus.

Octavia Susy, pegawai di bilangan Monas yang selalu melintasi Matraman Raya dan Jalan Proklamasi, mengaku terkejut dengan kemacetan parah di kawasan simpang Matraman. Karena arus kendaraan tersendat, dia terpaksa turun di Halte Matraman dan beralih moda transportasi menggunakan ojek daring.

Octavia terpaksa melakukan hal itu karena khawatir terlambat masuk kerja. Dia mengatakan banyak penumpang bus Transjakarta jurusan Tugas-Grogol memilih turun di Matraman dan berganti moda transportasi.

“Parah. Macetnya mengekor. Semua yang menuju Jalan Proklamasi kena. Dari arah Senen juga macet,” kata Susy kepada CNNIndonesia.com.

Sejumlah pengguna jalan baik roda dua hingga empat melintasi simpang Matraman juga mengeluh dengan kondisi itu. Mereka membagikan kabar kemacetan di kawasan itu melalui beragam media sosial.

Bersamaan dengan uji coba underpass Matraman, Polda Metro Jaya melakukan pengalihan arus dari Jalan Proklamasi menuju arah Matraman dan Jalan Pramuka serta sebaliknya.

View image on TwitterView image on Twitter

TMC Polda Metro Jaya

@TMCPoldaMetro

07:00 Pagi ini dilaksanakan uji coba pengoperasian Underpass Matraman dan msh pengamanan Polri.

Uji coba jalan underpass Matraman-Salemba sempat tertunda beberapa kali. Underpass Matraman-Salemba itu berlokasi di Jalan Matraman Raya, Jalan Matraman Dalam dan Jalan Pramuka Raya, Jakarta Pusat.

Underpass itu mempunyai konstruksi yang khusus karena bercabang dua, yaitu dari arah Jalan Matraman Dalam bercabang ke arah Jalan Pramuka Raya dan ke Jalan Matraman Raya.

Dishub menyebut pekerjaan pembangunan underpass Matraman-Salemba telah rampung sejak akhir Maret.

Pengoperasian underpass Matraman-Salemba juga memerlukan penataan traffic di kawasan sekitar underpass, termasuk di dalamnya penataan Simpang Matraman, Simpang Jalan Tambak, Simpang Jalan Penataran dan Simpang Megaria.

Pembangunan underpass bertujuan menghilangkan persimpangan sebidang sehingga mampu mengurangi kemacetan lalu lintas pada Simpang Matraman. Kemacetan itu biasa terjadi di lalu lintas dari Barat (Manggarai/Jl. Tambak) menuju Jatinegara dan lalu lintas dari Barat (Manggarai/Jl. Tambak) menuju Jl. Pramuka Raya

Underpass yang dibangun sejak Februari 2017 itu juga bertujuan mendukung pergerakan bus Transjakarta sebagai moda transportasi umum.

Panjang keseluruhan underpass yaitu 670,1 meter dan lebar 7 meter. Struktur dinding penahan tanah dibuat dengan menggunakan struktur pondasi secant pile. Pembangunan underpass Matraman-Salemba menggunakan dana dari APBD DKI. (ayp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 2 = 5