TNI Dalami Prosedur Penggunaan Tank untuk Outbond Anak-Anak

TNI Dalami Prosedur Penggunaan Tank untuk Outbond Anak-Anak

SEMARANG – TNI akan menyelidiki peristiwa kecelakaan tank milik TNI di Sungai Bogowonto, Purworejo, Jateng, termasuk mendalami prosedur penggunaan tank untuk anak-anak.

“Yang bertanggung jawab siapa, nanti menunggu hasil penyelidikan apakah komandan batalion atau siapa. Karena ini terjadi di batalion seharusnya ada prosedur-prosedur yang perlu dilaporkan untuk mendapatkan persetujuan,” kata Kadispenad Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, Sabtu (10/3/2018).

Pihaknya juga akan mendalami kegiatan outbond sudah berlangsung lama atau baru kali ini digelar. Selain itu, standar pengamanan bakal menjadi prioritas penyelidikan. Apalagi, outbond itu melibatkan puluhan anak-anak dengan melewati rute aliran sungai yang relatif berbahaya.

“Kemudian kita memberikan penekanan pada pengamanan-pengamanan yang dilakukan. Setiap kegiatan itu kan harus ada rencana pengamanannya. Apakah itu sudah dikakukan sesuai prosedur atau tidak, nanti kita selidiki,” tuturnya.

Seperti diketahui, kegiatan outbond anak-anak menggunakan kendaraan lapis baja milik TNI AD di Sungai Bogowonto Purworejo, berujung duka. Dua orang tewas akibat tank terperosok hingga tenggelam ke dasar sungai.

Peristiwa itu bermula saat 16 pelajar Paud Ananda yang didampingi seorang guru naik kendaraan tempur milik Yonif Mekanis Raider 412/6/2 Kostrad. Tank yang diawaki oleh lima anggota TNI itu, kemudian menuju Sungai Bogowonto. Tak disangka, mendadak tank ambles hingga tenggelam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 3 =