Tepis Kecurigaan, Polresta Solok Tetapkan Biaya Pembuatan SKCK Secara Online

Tepis Kecurigaan, Polresta Solok Tetapkan Biaya Pembuatan SKCK Secara OnlineKapolres Solok Kota, ABP Donny Setiawan menandatangi kerjasana dengan Bank BRi di Mapolresta Solok, Rabu (1/8). ERI

 

 

 

 

 

 

SOLOK, HARIANHALUAN.COM– Meskipun hasil survei tentang  tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Polres Solok Kota memperoleh nilai  baik. Namun demikian masih saja ada masyarakat yang curiga dengan beaya pembuatan  Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK.

Untuk menepis kecurigaan itu Polres Solok Kota meninggalkan cara konvensional melalui pembayaran cash, dan  kini beralih dengan menggunakan  sistem pembayaran secara online.

Peralihan cara pembayaran  itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Polres Solok Kota dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Solok tentang pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) penerbitan SKCK non tunai melalui ATM mini  BRI, e-chanel BRI dan teller BRI di Aula Tertutup Polres Solok Kota, Rabu (1/8).

Kapolres Solok Kota, AKBP Donny Setiawan mengatakan, selama ini Sistem pembayaran pelayanan publik  SKCK Sat Intelkam Polres Solok Kota   masih menggunakan cara konvensional melalui pembayaran cash kepada petugas pelayanan SKCK.

Pembayaran secara konvensional itu ternyata menimbulkan fitnah ditengah masyarakat. Buktinya, Ketika terjadi kenaikan beya pembuatan  SKCK dari Rp 10.000,- menjadi Rp 30.000,- masyarakat curiga dan meni lai Polres Solok Kota telah melakukan pelanggaran administrasi (maladaministrasi).

Padahal, kenaikan beaya pembuatan  SKCK dari Rp 10.000,- menjadi Rp 30.000,- yang diatur oleh PP No 60 Tahun 2016.

Tidak hanya itu, masyarakat juga menilai uang sebesar Rp 30.000  itu sangat mahal, serta menuding uang itu  masuk kas Polri. Padahal menurut peraturan yang berlaku,  uang tersebut masuk kedalam kas Negara sebagai Penerimaan Negra Bukan Pajak ( BNPB)

“Kami tak ingin fitnah ini  sampai  mengganggu persiapan Polres Solok Kota meraih Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi, maka mulai sejak ditandatangani nota kesepahaman ini pembaran biaya pembuatan SKCK dilakukan secara online,”ujar Donny Setiawan.

Ditambahkannya,pembayaran SKCK online ini merupakan salah satu inovasi Polri dalam bentuk pelayanan berbasis IT.  SKCK online ini dibuat untuk  meminimalisir biaya dan mempermudah masyarakat dalam membuat SKCK. (h/eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 3 =