Suhu Sydney 47C, Warga Diminta Tak Keluar Rumah

Suhu Sydney 47C, Warga Diminta Tak Keluar Rumah

CNN Indonesia — Warga Sydney, Australia diminta untuk tetap berada di dalam rumah akibat suhu udara yang sangat panas, yang disebut-sebut melelehkan aspal jalanan.

Di Penrith, Sydney, suhu mencapai 47,3 derajat Celcius, Minggu (7/1), tertinggi di kota metropolitan itu sejak 1939, yang mencapai 47,8 derajat Celcius.

Biro Meteorologi negara bagian New South Wales mengatakan pada awalnya mereka meyakini suhu udara telah melampaui puncaknya dibandingkan Februari 2017 yakhi 47 derajat Celcius.

Tapi kemudian mengklarifikasi bahwa rekor sebelumnya terjadi 80 tahun yang lalu. “Pada pengecekan sebelumnya, kami melewati 47,8 derajat Celcius yang tercatat di Stasiun Richmond, kini ditutup pada 1939, 47,3 hari ini masih mengalahkan catatan di Penrith sebelumnya,” kata biro cuaca seperti dilansir The Independent,Minggu (7/1).

Panasnya udara menyebabkan lalu lintas di Sydney melambat, Sabtu, lantaran aspal di jalan-jalan utama meleleh.

Sementara itu di Victoria, meski suhu udara lebih dingin, kepala layanan ambulans memperingatkan aktivitas olah raga dan di luar ruangan lainnya harus dihindari, karena khawatir sengatan panas yang dapat berakibat fatal.

“Panas ini adalah pembunuh,” kata komandan ambulans Victoria, Paul Holman, seperti dilansir The Independent.

Negara bagian itu telah melarang pembakaran untuk mencegah kebakaran semak, dengan 49 kasus dilaporkan pada Sabtu.Tiga ratus pemadam kebakaran, 50 truk dikerahkan untuk memadamkan satu kebakaran di Carrum Downs, Sabtu, yang mengancam puluhan rumah.

Di tengah panasnya suhu udara, juga terjadi pemadaman listrik di sejumlah wilayah. Situs berita Sydney Morning Herald melaporkan ribuan orang mengalami pemadaman listrik sementara di sejumlah tempat pada sekitar pukul 21 malam, Minggu. Listrik baru menyala sekitar setengah hingga satu setengah jam kemudian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 3 =