Senapan Serbu SS1 yang Digunakan Oknum Polisi Menembaki Satu Keluarga

Senapan Serbu SS1 yang Digunakan Oknum Polisi Menembaki Satu Keluarga

SM Said, Agus Rizal

PALEMBANG – Satu keluarga yang menaiki mobil Honda City bernopol BG 1488 ON ternyata ditembaki oknum Polisi Brigadir Pol K dengan Senapan Serbu SS1 tipe V2. Akibatnya satu orang tewas dan lima orang menderita luka tembak.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto dalam konferensi pers di Mapolda Sumsel pada Rabu (19/3/2017) menyebut Senapan Serbu SS1 V2 adalah senjata yang digunakan Brigpol K untuk menembaki satu keluarga di Lubuklinggau. Senjata tersebut telah disita Tim Paminal Polda Sumsel saat datang ke Mapolres Lubuklinggau.

Senapan serbu SS1 adalah senapan yang diproduksi PT Pindad Bandung pengembangan dari senapan serbu FNC buatan Fabrique Nationale (FN), Belgia. Dimana senapan FNC dimasanya merupakan senapan serbu serba guna karena larasnya dapat dilipat dan lebih ringan dari senjata M16 sehingga kerap digunakan pasukan payung atau para dari sejumlah negara. Sehingga PT Pindad Bandung kemudian mengembangkan jenis senapan serbu ini dan mulai diperkenalkan pada 1991 dengan nama SS1.

Senapan SS1 ini merupakan senapan serbu standar yang banyak digunakan oleh personel TNI atau Polri dalam beragam penugasan baik di Aceh maupun Timor-Timor.

Dari kalangan TNI senapan SSI V2 ini banyak digunakan oleh pasukan pemukul infanteri baik dari Kostrad, Kodam maupun Raider. Untuk SS1 V1 digunakan oleh pasukan Kavaleri karena karabinnya lebih pendek.

Sedangkan untuk prajurit Polri senjata jenis ini banyak digunakan oleh Pasukan Korps Brimob dan Satuan Sabhara.

Dari laman Wikipedia SS1 adalah singkatan dari Senapan Serbu 1. Senapan ini menggunakan peluru kaliber 5.56 x 45 mm standar NATO dan memiliki berat kosong 4,01 kg. Senapan ini bersama-sama dengan M16, Steyr AUG dan AK-47 menjadi senapan standar TNI dan Polri dengan jarak efektif tembakan 450 meter tanpa teleskop.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 69 = 71