Salju Turun di Gurun Sahara

salju di gurun saharasalju di gurun sahara(reuters)

 

AIN SEFRA — Fenomena alam yang unik terjadi di Gurun Sahara. Salah satu daerah terpanas di muka bumi itu mengalami hujan salju.

CNN, Rabu (10/1), melaporkan, salju mulai turun di hamparan gurun di Ain Sefra, Aljazair, pada Ahad (7/1) waktu setempat. Kota tersebut berjulukan Pintu Gerbang Sahara. Dalam catatan CNN, bagian Gurun Sahara di Ain Sefra ini mengalami hujan salju untuk ketiga kalinya dalam 40 tahun terakhir. Adapun kali kedua salju turun di Gurun Sahara adalah pada 2017 lalu.

Penduduk setempat menyebutkan, ketebalan lapisan salju di padang pasir tersebut mencapai 15 inchi (sekitar 38 cm). Sementara itu, laporan resmi pemerintah kota Ain Sefra menyebutkan angka yang lebih sedikit, yakni 1 inci.

Penampakan salju yang menyelimuti Gurun Sahara cukup indah untuk diamati. Warna krem khas padang pasir menjadi berbaur dengan warna putih. Sepintas, pemandangan ini menyerupai lapisan es krim.

Pada malam hari, diperkirakan lapisan salju akan terus bertahan di sebagian Gurun Sahara itu. Sebab, suhu di sana dapat mencapai minus 12 derajat Celcius. Namun, lapisan salju juga masih tampak jelas di siang hari. Demikian kesaksian fotografer yang dihimpun CNN.

“Kami sungguh terkejut karena begitu terbangun (dari tidur), kami masih bisa melihat salju,” kata Karim Bouchetata, fotografer, kepada Shutterstock, seperti dikutip CNN. Rabu (10/1).

“Salju itu mulai Ahad lalu dan mulai mencair sekitar jam 5 malam (Selasa, 9/1),” lanjut dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

66 − 62 =