Rencana Kawasan Wisata Terpadu di Padang

Pemerintah Kota Padang, Sumbar akan menjadikan kawasan Muaro di sepanjang sungai Batang Arau menjadi pusat wisata dan olahraga air.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan Nantinya akan dipercantik semua sisi di kawasan yang juga bagian dari rencana Kawasan Wisata Terpadu di Padang tersebut. Dia menyebutkan beberapa sisi yang tengah dan akan dibenahi seperti pada pedestrian atau trotoar serta taman sepanjang sisi sungai.

Pengerjaan telah dilakukan melalui bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan perkiraan biaya Rp25 miliar.

Kemudian di sekitar kawasan yang juga berdekatan dengan kota lama Padang, akan dibangun pelabuhan khusus kapal pesiar atau marina serta bila memungkinkan akan ada miniatur pesona laut.
Rencana ini telah disampaikan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II dan segera dilaksanakan pembangunan usai dilakukan penataan kapalnya.

Melalui Balai Wilayah Sungai pihaknya menggandeng dalam hal penguatan sisi sungai dengan beton miring untuk memperkuat daya tahan sungai dari gerusan. Di samping itu ke depan juga pada kawasan Batang Arau akan dijadikan pusat olahraga air dan wisata kuliner. Mengingat pertumbuhan tempat kuliner di sekitarnya mulai menunjukkan peningkatan serta juga terdapat tempat pemandian umum.

Untuk olahraga setiap tahun di sekitar tersebut rutin digelar lomba dayung atau Dayung Palinggam.
Ke depan olahraga dayung ini akan diakomodasi sekaligus dijadikan objek wisata bagi pengunjung saat datang ke Padang.

Secara keseluruhan kata Mahyeldi, pembangunan di kawasan Muaro sejalan dengan pembangunan lainnya yakni Pantai Air Manis, Gunung Padang, Kota Lama dan pantai Padang yang luasnya mencakup 550 hektare.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 71 = 73