Rayakan Kelulusan, Seratusan Pelajar di Padang Ditertibkan Polisi

   Rayakan Kelulusan, Seratusan Pelajar di Padang Ditertibkan Polisi
SISWA DIAMANKAN POLISI—Sejumlah siswa diamankan di Polres Kota Padang disaat hari kelulusan Ujian Nasional, di Jalan Taman Siswa, Padang, Kamis (3/4). Siswa tersebut merayakan kelulusan bersama-sama dengan menggunakan sepeda motor namun mereka melanggar peraturan lalu lintas. IRHAM

 

 

 

 

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Seratusan siswa SMA dan SMK yang merayakan kelulusannya terpaksa ditertibkan petugas kepolisian, Kamis (3/5). Perayaan yang mereka lakukan dianggap sudah di luar batas. Ugal-ugalan dengan motor, hingga aksi mencoret baju di ruang publik.

Pantauan Haluan, para pelajar diamankan pada sore hari dan dari beberapa titik lokasi. Kabag Ops Kompol Ediwarman menyampaikan, pihaknya melakukan penertiban karena konvoi diinformasikan memantik kemacetan di jalan-jalan utama.

“Sebelum situasi konvoi hari ini, jauh-jauh hari kami sudah ingatkan kepada seluruh kepala sekolah agar menegaskan kepada siswa untuk tidak melakukan konvoi, tapi memang sudah membudaya dan alhasil konvoi tetap terjadi,” ungkap Ediwarman.

Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Asril Prasetya mengatakan, konvoi pelajar sangat meresahkan pengguna jalan lainnya. Selain itu, mereka tidak menggunakan keselamatan berkendaraan seperti helm.

“Selain membuat kemacetan, mereka ugal-ugalan di jalanan. Ditambah lagi mereka tak menggunakan helm, itu sangat membahayakan. Seluruh yang terjaring kita amankan dan beberapa sepeda motor juga kita amankan,” tegas Asril.

Selanjutnya satu per satu pelajar yang terjaring diangkut ke Mapolres Padang dengan menggunakan truk Dalmas. “Para pelajar itu diamankan karena ada kekhawatiran mereka melakukan perbuatan negatif yang dapat meresahkan masyarakat dan juga pengguna jalan. Selain itu, juga dikhawatirkan terlibat tawuran dengan sekolah lain,” kata Asril. Seluruh pelajar yang terjaring, selanjutnya akan didata dan diberi pembinaan oleh pihak Satuan Binmas Polres Padang. Kemudian, mereka bisa dilepas jika orangtua mereka menjemput.

Dapat Pengawalan

Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Sukur Hendri Saputra mengatakan, pengumuman kelulusan tahun ini bertepatan dengan Operasi Patuh 2018. Karena itu, menugaskan personil di setiap gerbang sekolah.

“Kami berikan penyuluhan agar tidak ada yang melakukan konvoi di jalan raya, karena dapat berdampak kecelakaan,” kata Sukur Hendri Saputra.

Menurutnya, aksi konvoi dan pusat keramaian tidak terlalu signifikan, bahkan nyaris tidak ada. Namun demikian, siswa sudah terlanjur melakukan coret-coret baju seragam di lingkungan sekolah.

“Aksi coret tidak dapat ditindak karena dilakukan di dalam ligkungan sekolah. Namun yang penting kami sudah berikan arahan agar tidak ada yang konvoi. Mereka diminta juga untuk tetap menggunakan helm saat berkendara, kami ingatkan akan melakukan penilangan bagi siapa saja yang melanggar. Hasilnya hingga malam ini suasa terpantau kondusif,” ulasnya.

Ia mengimbau pihak sekolah terutama tingkatan SLTP yang nantinya juga akan mengumumkan kelulusan.

“Para pelajar SLTP nanti tentunya masih berada di bawah umur dan belum diizinkan mengendarai kendaraan bermotor. Untuk itu, jangan sampai pula apa yang dilakukan oleh siswa SMA ini terulang bagi pelajar SLTP,” ungkapnya. (h/mg-rei/ril)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 1 =