Polri-Kejaksaan Kirim Sejumlah Nama untuk Isi 2 Jabatan di KPK

Polri-Kejaksaan Kirim Sejumlah Nama untuk Isi 2 Jabatan di KPK
Febri Diansyah (Rengga Sancaya/detikcom)

 

Jakarta – KPK kini membuka lelang terbuka untuk dua jabatan lowong, yaitu Deputi Penindakan dan Direktur Penyidikan. Polri dan Kejaksaan disebut telah mengirimkan nama calon untuk mengikuti seleksi.

“Tadi saya sudah dapat informasi dan cek juga ke bagian SDM, memang proses (seleksi) itu sedang dilakukan saat ini. Kepolisian dan Kejaksaan sudah mengirimkan para calonnya, orang-orang terbaik tentu saja, yang dipandang Kepolisian dan Kejaksaan. Total ada 13 orang,” ungkap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (2/3/2018).

Febri berkata, baik Polri maupun Kejaksaan sudah mengirimkan nama untuk posisi Deputi Penindakan dan Direktur Penyidikan KPK. Seleksi dari kalangan internal juga sedang dibuka pendaftaran.

“Enam orang dari Kepolisian untuk calon Direktur Penyidikan dan calon deputi bidang penindakan, masing-masing tiga orang. Kemudian dari Kejaksaan untuk calon Deputi Bidang Penindakan itu ada tujuh calon yang disampaikan pada KPK. Kalangan internal KPK juga sedang melakukan proses seleksi di tahap pendaftaran saat ini, untuk dua posisi tersebut,” ujar Febri.

Para calon tersebut, ditegaskan Febri, akan melewati tahapan yang sama karena KPK memang mencari orang-orang terbaik, baik aspek kompetensi maupun integritas. Sebab, kedua posisi itu cukup sentral.

“Karena dua posisi ini cukup sentral dalam pelaksanaan tugas di KPK, khususnya di bidang-bidang penindakan. Diharapkan nanti, ketika prosesnya dilakukan secara terbuka dan akuntabel, memang benar-benar dihasilkan orang-orang yang terbaik dari seluruh yang mendaftar tersebut,” tutur Febri.

Seperti diketahui, posisi Deputi Penindakan KPK ini lowong setelah ditinggalkan Heru, yang menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Pengangkatan Heru sebagai Kepala BNN dilandasi Keputusan Presiden RI Nomor 14 Tahun 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNN. Sebelumnya, Heru menjabat Deputi Penindakan KPK sejak 2015.

Sementara itu, soal jabatan Direktur Penyidikan yang dijabat oleh Aris Budiman, Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya mengatakan tampaknya Aris akan ditarik ke Polri kembali. Pernyataan ini keluar saat Agus ditanya kemungkinan Aris menggantikan Heru.

“Nggak (menggantikan Heru Winarko), karena Pak Aris ada penugasan yang lain,” sebut Agus di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (1/3) setelah menghadiri pelantikan Heru Winarko sebagai Kepala BNN.

“Kelihatannya akan ditarik oleh Polri. Nggak tahu (ditempatkan di mana),” imbuh Agus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 3 =