Polda Sumbar aktifkan program RTMC di Padang

Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Sumatera Barat AKBP M Hari M memonitor lalu lintas di Kota Padang, Sumatera Barat melalui Regional Traffic Management Centre (RTMC) di Kantor Ditlantas Polda Sumbar, Selasa (10/4) (ANTARA SUMBAR/Mario S Nasution)

Padang, (Antaranews Sumbar) – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat mengaktifkan program Regional Traffic Management Centre (RTMC) di Kota Padang yang sempat mengalami kendala pada beberapa tahun belakangan.

“Program ini telah berjalan sejak Maret 2018, saat ini masih fokus pada beberapa titik di Padang,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol Singgamata didampingi Wadirlantas AKBP M Hari M di Padang, Selasa.

Beberapa titik di Kota Padang yang terpantau langsung ke Kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar melalui RTMC yakni di jalan Hang Tuah, Ahmad Yani, Simpang haru, Ulak Karang, Sudirman, Raden Saleh, Simpang Adabiah, Olo Ladang dan kawasan Ganting.

Ia mengatakan dalam waktu dekat akan ditambah dua titik lagi di kawasan pasar Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar dan Lembah Anai di Padang Pariaman.

“Di lokasi ini kami masih mengalami kendala yakni belum tersedianya arus listrik di dua titik tersebut,” ujarnya.

AKBP M Hari mengatakan program RTMC akan terhubung dengan CCTV dan mempermudah pihak kepolisian untuk melakukan langkah forensik dalam melengkapi berita acara pemeriksaan ketika terjadi tindak pidana yang di kawasan yang terpantau kamera tersebut.

“Kamera ini tentu akan menjadi solusi bagi pengungkapan kasus tindak pidana di jalan raya seperti jambret, pencurian dan lainnya,” ujarnya.

Kemudian apabila hal itu telah berjalan, pihaknya akan melakukan terobosan dengan melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan kamera yang terletak di jalan raya tersebut.

“Semua itu butuh proses dan kesiapan sarana dan prasana yang ada, namun dalam jangka pendek kami berupaya agar program ini kembali beroperasi,” kata dia.

Selain itu melalui RTMC ini pihaknya dapat mengetahui titik-titik padat lalu lintas yang terpantau di daerah tersebut. Selanjutnya operator akan meminta agar petugas fokus mengurai kemacetan yang terpantau di ruang kendali.

“Ke depan jumlah titik yang dilengkapi oleh cctv akan diperbanyak baik di Kota Padang maupun kota dan kabupaten lain di Sumatera Barat,” kata dia.

Sebelumnya program ini sempat berjalan namun karena ada beberapa kendala seperti jaringan yang kurang memadai sehingga membuat program tersebut terhenti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

44 + = 54