Perampok Uang Rp3,5 Miliar di Agam Diciduk, Oknum Sekuriti BSM Terlibat

Perampok Uang Rp3,5 Miliar di Agam Diciduk, Oknum Sekuriti  BSM TerlibatRAMPOK DITANGKAP- Sejumlah tersangka perampokan uang BSM KCP Aur Kuning saat ditangkap Polres Bukittingi, Rabu (29/8). Lima tersangka berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Bukittinggi dibantu Polda Riau dan Polres Tapanuli Selatan (Tapsel). YUSRIL

 

 

 

 

 

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM – Polres Bukittinggi berhasil mengungkap kasus perampokan Bank Syariah Mandiri (BSM) Kantor Cabang Pembantu (KCP)Aur Kuning. Sebanyak 5 tersangka berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Bukittinggi dibantu Polda Riau dan Polres Tapanuli Selatan (Tapsel). Kelima orang tersangka telah sampai di Polres Bukittinggi, Rabu (29/8).

Kasus perampokan senilai Rp3,5 miliar yang menghebohkan tersebut diduga melibatkan orang dalam salah seorang sekuriti BSM KCP Aur Kuning.

Informasi yang diperoleh Haluan di lapangan, perampokan menjelang lebaran lalu itu melibatkan seorang sekuriti berinisial JS beralamat Jorong III Kampuang Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam. Dua orang tersangka mendapat timah panas dari petugas dan tiga orang lainnya lebam-lebam karena mereka tidak kooperatif.

“Benar, salah seorang dari 5 tersangka itu bekerja sebagai sekuriti di BSM Aur Kuning” kata narasumber Haluan yang tak ingin namanya ditulis.

Ketika Haluan mencoba mengkonfirmasi ke KCP BSM Aur Kuning, salah seorang sekuriti mengatakan kalau pimpinannya sedang tidak berada di kantor.

“Maaf, pimpinan sedang tidak berada di tempat,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan 3 orang pelaku perampokan ditangkap di Sumatera Utara dan 2 orang daerah Riau.

“Kita telah mengamankan lima orang pelaku dan satu orang masih di Polres Tapsel. Mereka ditangkap di daerah Sumut dan Riau. Untuk lebih jelasnya, identitas pelaku, kronologis penangkapan dan barang bukti kita akan mengelar jumpa pers besok (Jumat-Red) oleh Bapak Kapolres Bukittinggi,” kata Luthfi kepada Haluan di Mapolres Bukittinggi.

Ia tidak menampik, jika ada orang dalam BSM yang terlibat, namun untuk lebih jelasnya tunggu press rellis dari Kapolres Bukittinggi.

Untuk mengejar pelaku, ia mengerahkan 12 orang anggotanya ditambah 4 orang anggota Polres Tapanuli Selatan dan 6 orang dari Polda Riau.

” Sejak malam takbir Idul Adha lalu kita sudah melakukan pengejaran terhadap tersangka,” terang Luthfi yang belum genap 2 bulan menjabat Kasat Reskrim.

Terpisah, Walijorong III Kampung Negon mengakui kalau salah seorang tersangka berinisial JS tinggal di daerahnya Sawah Dangka.

“Saya telah mengetahui kalau tersangka sejak seminggu lalu ditangkap polisi di rumahnya. Kedepannya saya akan mendata warga terutama warga pendatang,” ungkap Negon.(h/ril)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

22 − 13 =