Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu, 65 Bangli di Tepi Sungai Batang Arau Dibongkar

Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu, 65 Bangli di Tepi Sungai Batang Arau Dibongkar

Pembongkaran bangli oleh SK4 di Tepi Batang Arau, Kamis (12/7).

 

PADANG – Sebanyak 65 bangunan liar (bangli) yang dibangun di tepi Sungai Batang Arau Kelurahan Batang Arau, Padang Selatan, Kota Padang, Kamis, (12/7/2018), dibongkar pihak Satpol PP Kota Padang.

Camat Padang Selatan, Fuji Astomi mengatakan pembongkaran 65 bangunan liar ini karena berdiri di atas fasilitas umum. Pembongkaran bangunan mengerahkan satu alat berat jenis eskavator.

“Ini bangunan ada di atas fasilitas umum, makanya kita bongkar. Kita juga pakai satu alat berat membongkar bangunan permanen,” ucap Fuji Astomi.

Pembongkaran dilakukan guna mengembalikan kembali fungsi fasilitas umum yang selama ini dibangun sejumlah bangunan permanen seperti warung.

Pembongkaran bangunan liar ini bertujuan untuk pengembangan kawasan wisata terpadu Batang Arau.

Sementara itu, Kasatgas KaSatpol PP Padang, Yadrison mengatakan dalam penertiban ini sebanyak 65 petugas gabungan dikerahkan.

Penertiban berjalan lancar dan aman tanpa adanya keributan.

“Sebelum di bongkar sudah diberikan surat peringatan oleh lurah setempat dan surat perintah pembongkaran. Mereka menyadari kalau memang gak punya izin untuk membuat bangunan disini,” tuturnya.

Ketua Komisi II DPRD Padang, Gustin Pramona mendukung upaya Pemko membersihkan bangli di kawasan Batang Arau tersebut. Menurutnya jika kawasan Batang Arau bersih, wisatawan akan merasa nyaman berkunjung.

“Kami harap Pemko juga mencarikan solusi bagi pemilik bangli tersebut. Dicarikan tempat baru yang lebih layak,” tutupnya. (RI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 5 = 4