Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Kamang Magek

   Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Kamang Magek
Petugas kepolisian dibantu warga mengevakuasi mayat yang terapung di Batang Agam, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Rabu (9/5). Ist

 

 

 

 

AGAM, HARIANHALUAN.COM – Warga Jorong Bancah Nagari Kamang Hilir, Kecamatan Kamang Magek dihebohkan dengan penemuan mayat di aliran Batang Agam, Rabu (9/5) sekitar pukul 14,15 WIB.

Kondisi mayat ketika ditemukan sangat mengenaskan dengan bau menyengat, wajah sudah rusak, dada sebelah kiri berlobang dan paha sebelah kanan hancur serta tulang bahu sebelah kiri patah. Diperkirakan mayat tersebut meninggal seminggu yang lalu.

Dari pemeriksaan awal diketahui mayat tersebut berjenis kelamin pria diperkirakan berusia sekitar 25-30 tahun, dengan ciri ciri memakai baju warna biru, tinggi badan sekitar 165 cm berperawakan sedang dan ciri lain gigi sebelah kanan berlapis.

Menurut KBO Satreskrim Polres Bukittinggi Ipda Rommy HK mengatakan penemuan mayat itu berawal dari laporan masyarakat yang melihat mayat terapung di aliran Batang Agam.

Seorang warga setempat bernama Zul ketika akan menuju kolam ikan miliknya, dari kejauhan ia melihat mayat terapung di pinggir Batang Agam.

Setelah didekati ternyata ia melihat mayat mengapung di atas air dengan posisi tertelantang. Penemuan mayat itu ia beritahukan kepada warga dan pihak kepolisian.

“Mendapat laporan itu kita bersama Kapolsek dan anggota langsung turun ke TKP. Di TKP kita lihat kondisi mayat bagian wajah dan paha sebelah kanan sudah hancur akibat dimakan ulat dan binatang selama hanyut di Batang Agam,” kata Rommy didampinggi Arlen Anderson.

Ia menjelaskan, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada mayat. Namun, untuk memastikannya perlu diotopsi di rumah sakit.

Kapolsek Tilatang Kamang Iptu Pitrus menambahkan, mayat setelah dievakuasi dari Batang Agam langsung diperiksa oleh petugas medis dari Puskesmas Kamang Magek, selanjutnya dibawa ke RS Ahmad Mukhtar untuk diotopsi.

Sementara itu, petugas medis Puskemas Kamang Magek Erliwati menjelaskan, diperkirakan mayat tersebut meninggal sekitar satu minggu lalu, umurnya diperkirakan  25-30 tahun dapat dilihat dari gigi yang patah, rambut belakang tumbuh sedikit.

Camat Kamang Magek menyatakan sampai saat ini belum ada warga yang melaporkan kehilangan keluarganya.

“Saya mendapat informasi ada warga Lubuk Alung kehilangan keluarganya sejak 14 Maret 2014 hilang. Penemuan mayat ini sudah saya beritahukan kepada keluarganya di Lubuk Alung. Saat ini pihak keluarganya sedang menuju Rumah Sakit Ahmad Mukhtar,” ungkapnya.

Pantauan Haluan di lokasi kejadian evakuasi mayat dari Batang Agam yang dilakukan anggota Polres Bukittinggi menjadi tontonan warga. Mereka penasaran ingin melihat kondisi mayat.(h/ril).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − = 14