Maruf Amin Akan Luruskan MUI Sumbar soal Islam Nusantara

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin menegaskan pihaknya bakal meluruskan perbedaan pandangan terkait penolakan konsep Islam Nusantara di ranah Minang oleh MUI Sumatera Barat. Seharusnya,MUI Sumbar sebagai wadah musyawarah para ulama tak boleh mencela pandangan kelompok Islam tertentu yang telah menjadi bagian dari Indonesia.

Maruf mengatakan tak ada rencana soal sanksi pada MUI Sumbar terkait polemik Islam Nusantara tersebut. Ia mengatakan pihaknya bakal meluruskan saja pemahaman keliru tersebut karena paham Islam Nusantara bukan merupakan paham Islam yang menyimpang di Indonesia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid menilai penolakan konsep Islam Nusantara di Minang oleh MUI Sumatera Barat menyalahi khittah dan jati diri majelis ulama.

Zainut menekankan dalam putusan ijtima ulama MUI di Gontor ada panduan bagaimana menyikapi perbedaan paham keagamaan di kalangan umat Islam yang dituangkan dalam Dokumen Taswiyatul Manhaj atau Penyamaan Pola Pikir Keagaamaan. Misalnya, dalam hal menyikapi perbedaan paham keagamaan yang sifatnya cabang dalam agama (furu’iyyah) harus bisa diterima sepanjang masih dalam wilayah perbedaan (majal al-ikhtilaf). Perbedaan paham keagamaan yang ditolak, imbuhnya, adalah yang masuk dalam katagori penyimpangan pada pokok agama (ushuluddin).

Penolakan MUI Sumbar atas konsep Islam Nusantara itu dimuat dalam surat keputusan yang lalu tersebar tersebar fotonya di media sosial. Dikonfirmasi CNNIndonesia.com kemudian, Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar membenarkan keputusan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

67 + = 77