Krisis ASN Kelurahan di Padang, Ini Kata Kabag Pemerintahan Arfian

Krisis ASN Kelurahan di Padang, Ini Kata Kabag Pemerintahan Arfian
Kabag Pemerintahan Arfian dalam diskusi di media center padang, Rabu, (1/8)

 

 

 

 

Minangkabaunews – PADANG –Sedikitnya 170 ASN di lingkungan Pemerintah kelurahan se-Kota Padang pada Desember 2018 mendatang memasuki masa purna tugas atau pensiun. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun dalam bulan Desember tersebut menduduki jabatan seperti kepala bidang (kabid), kepala seksi (kasi), serta pejabat setingkat kasi dan lainnya.

Dengan banyaknya pejabat yang memasuki masa pensiun tersebut membuat jumlah ASN di lingkungan Pemkot Padang semakin menipis. Kondisi ini ironis tatkala moratorium perekrutan calon (CASN) belum dicabut pemerintah pusat.

Berkurangnya ASN yang tidak dibarengi dengan perekrutan pegawai baru dikhawatirkan akan berdampak pada pelayanan yang tidak maksimal.

“Yang paling banyak memasuki masa pensiun di kantor kelurahan. Kita harus melakukan tambal sulam untuk pelayanan,” ujar Kabag Pemerintahan Arfian.

Arfian mencontohkan, di kantor kelurahan, banya pejabat lurah yang tidak memiliki staf dan kepala seksi. Hanya beberapa bidang yang merangkap sebagai petugas pelayanan. Bahkan ditemukan beberapa kantor kelurahan minim petugas pelayanan.

“Kalau di kelurahan yang tidak punya staf atau kasi ditinggal lurahnya rapat keluar misalnya, ya pasti kantornya kosong. Imbasnya, pelayanannya jadi terganggu,” katanya.

Akibatnya, pemkot terpaksa merekrut tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK). Namun kemampuan anggaran yang terbatas hal ini sulit dilakukan.

Menurut Arfian pemkot bisa saja mengangkat pegawai namun dinilai tidak akan terkendali. Terutama kata dia karena beban anggaran yang cukup besar untuk membiayai keberadaan pegawai tersebut. Idealnya kata dia pemerintah membuka kembali penerimaan CPNS untuk Kota Padang. (RI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

23 + = 27