KPPA Ingin Gerakan 1821 Padang Ditiru

Padang, (Antara Sumbar) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menginginkan agar Gerakan 1821 yang diinisasi Kota Padang yaitu setiap rumah mematikan gawai pada pukul 18.00-21.00 WIB dapat direplikasi kota lain.
 
Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA Lenny mengatakan melalui program tersebut tersebut orang tua dapat memberikan perhatian lebih kepada anaknya karena tidak terpecah konsentrasinya oleh gawai.
 
Gerakan 1821 adalah imbauan kepada orang tua untuk tidak menggunakan gawai selama tiga jam yaitu pada pukul 18.00-21.00 WIB dan selama itu orang tua dianjurkan untuk bermain, belajar dan berbicara dengan anak.
 
 
Selain itu, Lenny juga mengapresiasi keinginan Kota Padang untuk membuat pusat olah raga dan budaya seluas 50 hektare, sehingga anak-anak dapat menghabiskan waktu luangnya di tempat tersebut.
 
Selain gerakan 1821, Kementerian PPPA juga mengangkatprogram jam wajib belajar yang dibuat oleh Kota Solo untuk ditiru oleh daerah lainnya.
 
Dimas Setiawan
www.pronewsfm.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

43 + = 45