KPK Sita Mobil dari ‘Tangan Kanan’ Mantan Kalapas Sukamiskin

KPK Sita Mobil dari 'Tangan Kanan' Mantan Kalapas SukamiskinIlustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)

 

 

 

 

 

Jakarta, CNN Indonesia — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil milik Hendry Saputra, orang kepercayaan mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin, Wahid Husein. Penyitaan dilakukan setelah penyidik menggeledah rumah Hendry di Rancasari, Bandung, Jawa Barat, kemarin.

“Dari lokasi tersebut, KPK menyita mobil dari rumah Hendry,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/7).

Selain rumah Hendry, kata Febri penyidik KPK turut menggeledah Lapas Sukamiskin, rumah istri Fahmi Darmawansyah, Inneke Koesherawati di Menteng, Jakarta Pusat, dan rumah Wahid di Bojongsoang, Bandung.

Penggeledahan di empat lokasi terpisah yang dilakukan kemarin itu berlangsung selama 14 jam, mulai pukul 09.00-23.00 WIB.

“Di Lembaga Permasyarakatan Klas 1 Sukamiskin, KPK menggeledah ruang Kepala Lapas dan Staf Lapas,” ujarnya.

Menurut Febri, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan suap terkait dengan pemberian fasilitas, pemberian perizinan ataupun pemberian lainnya kepada narapidana kasus korupsi di Lapas Sukamiskin.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Wahid, narapidana kasus korupsi Fahmi Darmawansyah, Hendry Saputra dan Andri Rahmat, salah satu narapidana kasus pidana umum, sebagai tersangka suap.

Wahid diduga menerima suap dari Fahmi terkait jual-beli fasilitas sel dan izin sakit. Suap yang diberikan Fahmi itu berupa uang dan dua unit mobil kepada Wahid lewat Hendry dan Andri.

KPK pun turut menyita uang sejumlah Rp279 juta dan US$1.410 (sekitar Rp20,3 juta), serta dua unit mobil yakni Mitsubishi Triton Exceed dan Mitsubishi Pajero Sport Dakkar dari Wahid. Uang dan dua unit mobil itu diduga diberikan Fahmi kepada Wahid. (eks)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

64 − 59 =