Kemenhub tutup 23 perlintasan liar di padang

Padang, (Antaranews Sumbar) – Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menutup 23 perlintasan liar di Padang, Sumatera Barat sebagai tindakan antisipasi menjelang beroperasinya kereta api bandara.

“Perlintasan liar itu yang akan ditutup itu relatif sedikit dilewati masyarakat dibanding perlintasan lain. Ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan melibatkan kereta api,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Amran di Padang, Senin.

Ia mengatakan itu usai rapat koordinasi persiapan pengoperasian kereta api bandara dan penanganan perlintasan sebidang kereta api di Padang.

Jumlah perlintasan liar yang ditutup itu masih terhitung sedikit jika dibandingkan jumlah perlintasan liar yang terdata yaitu 248 perlintasan.

Meski demikian penutupan itu bisa menjadi langkah awal untuk penutupan pada perlintasan lain. Penutupan itu akan diiringi pembangunan jalan kolektor untuk akses bagi masyarakat

Jalan kolektor itu akan menghubungkan beberapa ruas jalan di pemukiman penduduk untuk diarahkan pada satu perlintasan yang dijaga oleh petugas.

Hal itu diharapkan bisa meminimalkan potensi kecelakaan yang melibatkan kereta api.

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan pada perlintasan kereta api perlu dibuatkan palang pintu perlintasan resmi.

Palang pintu perlintasan resmi itu juga dilengkapi gardu penjagaan dan petugas yang berjaga setiap waktu.

“Ini merupakan upaya kita bersama untuk mencegah terjadi kecelakaan pada perlintasan kereta api,” katanya.

Ia juga mengimbau Kepala Dinas Perhubungan, Camat maupun Lurah untuk mensosialisasikan keselamatan berkendara di perlintasan kereta api.

Hal itu penting karena kereta api bandara akan memiliki jadwal yang cukup padat hingga cukup sering melintas di BIM-Padang.

Kereta api bandara yang diberi nama Minangkabau Ekspres rencananya beroperasi Mei 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 1 = 1