Ke Indonesia, Menlu India Perkuat Kerja Sama Deradikalisasi

Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia dan menemui Menlu RI Retno Marsudi pada 5-6 Januari. Salah satu agenda utama lawatan perdana Swaraj di 2018 ini adalah mempererat kerja sama dalam pemberantasan terorisme, khususnya program deradikalisasi, dengan Indonesia.

Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Ferdy Nico Yohannes Piay mengatakan  India dan Indonesia memiliki kekhawatiran dan fokus yang sama soal terorisme. Isu terorisme dan radikalisme juga menjadi poin utama yang diangkat dalam pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Narendra Modi di New Delhi beberapa waktu lalu. Meski begitu, Ferdy tak merinci bentuk penguatan kerja sama terorisme seperti apa yang akan ditetapkan kedua menlu dalam pertemuan besok.

India merupakan pengimpor kelapa sawit Indonesia terbesar, mengalahkan Uni Eropa. Ferdy mengatakan, selama tahun 2016, nilai perdagangan kelapa sawit Indonesia ke India mencapai US$2,97 miliar dari total US$14,846 miliar total perdaganganDalam pertemuan besok, kedua menlu perempuan itu juga dikabarkan akan membahas pengembangan arsitektur regional di kawasan sebagai bentuk penguatan kerja sama RI dan India, serta negara-negara lain di wilayah itu.

Tak hanya itu, Retno dan Swaraj juga akan mendiskusikan rencana kunjungan PM Modi ke Indonesia sebagai balasan atas lawatan Jokowi ke India akhir 2016 lalu. Selain isu pertahanan dan keamanan, Ferdy mengatakan pertemuan Swaraj dan Retno juga akan membahas kerja sama ekonomi antara kedua negara. Salah satu yang dibahas adalah penguatan kerja sama perdagangan kelapa sawit dan energi.

Dimas Setiawan

www.pronewsfm.com

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 6 =