Kasus Sengketa Konsumen Kota Pariaman Meningkat

   Kasus Sengketa Konsumen Kota Pariaman MeningkatGusniyeti Zaunit

 

 

 

PARIAMAN, HALUAN –  Jumlah pengaduan konsumen Kota Pariaman terhadap sejumlah pelayanan produk ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) di Dinas Perindagkop dan UMKM Pariaman meningkat.
Selama tahun 2017, pengaduan masyarakat ke BPSK hanya 7 kasus. Namun dalam kurun waktu tahun 2018 berjalan yakni Januari hingga April, terdapat 9 kasus pengaduan yang diterima.
“Tingginya angka tersebut salah satunya disebabkan saat ini konsumen sudah sangat cerdas dalam memilih produk untuk memenuhi kebutuhanya,” sebut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit kepada Haluan, usai kegiatan peringatan Hari Konsumen Nasional di Pantai Kata Pariaman, Minggu (6/5).
Dikatakannya, sejumlah laporan yang masuk ke BPSK Kota Pariaman ini, masih bisa diselesaikan dengan baikantara pihak-pihak yang bersengketa.
“Pihak BPSK menjadi mediasi dari persengketaan konsumen dan produsen terhadap sebuah layanan dan produk,” tambahnya.
Dicontohkan, kasus yang pernah ditangani oleh BPSK antara lain terkait pelayanan air bersih, listrik dan pelayanan rumah sakit terhadap pasien berobat.
“Hak konsumen sudah dilindungi oleh Undang-undang. Jadi konsumen tak perlu gamang atau ragu bila merasa dirugikan melalui pemakaian ataupun penggunaan sebuah produk yang tidak sesuai dengan kapasitasnya,” ungkap Gusniyeti lagi.
Kedati demikian, Konsumen juga diingatkan agar lebih jeli serta teliti dalam memilih barang atau produk yang akan digunakan.
Senada dengan itu, Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman terpisah meminta warga untuk berhati-hati dalam memilih sebuah produk untuk memenuhi kebutuhannya. “Harus lebih teliti sebelum membeli atau menggunakan sebuah produk,” ingat wako. (h/tri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 56 = 63