Kapolresta dan Wakapolresta Padang Kompak Bangun Suasana Religi

Kapolresta dan Wakapolresta Padang Kompak Bangun Suasana ReligiWakapolresta Padang, Kobul Syahrin Ritonga saat memberikan tausiah setelah shalat zhuhur berjamaah di mushala Polresta Padang. Kegiatan religi ini sebagai program religi dari petinggi Polresta padang. Rey

 

 

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Senjata bagi aparat kepolisian mungkin hal yang wajib dimiliki karena harus berhubungan dengan pelaku kriminal. Namun, bagi Kapolresta dan Wakapolresta Padang, senjata paling utama adalah sikap religi.

Hal ini terlihat dari suasana di Kantor Polresta Padang di Jalan, M Yamin. AKBP, Yulmar Try Himawan selaku Kapolresta Padang dan Wakapolresta Padang, AKBP, Kobul Syahrin Ritonga terlibat aktif dalam beribadah.

Semenjak awal berpijak di polres yang membawahi 1000 lebih anggota, dua perwira itu kembali menghidupkan suasana religi di musala.

Pantauan harianhaluan.com,setiap zuhur dan ashar terlihat dua perwira itu salat berjamaah bersama anggota lainnya. Selain itu setiap selesai berjamaah Wakapolresta memberikan tausiah, siraman rohani pada jamaah yang hadir.

“Ini juga bagian agenda kami, setidaknya bisa menyemarakan suasana religi di lingkup Polresta dengan salat berjamaah dan menyampaikan dakwah walaupun hanya satu ayat, sesuai ajaran agama kami,” ungkap Kapolresta Padang kepada Haluan, Kamis (5/4).

“Salat berjamaah dan siraman rohani yang kami lakukan mudah-mudahan akan kami giatkan secara terus menerus,”ujarnya..

Dilanjutkannya, selaku orang islam yang mengemban visi dakwah, menjadi tugas pokok baginya buat menyampaikan walaupun satu ayat.

“Tugas saya menyampaikan, selanjutnya terserah jamaah mau mengerjakan atau tidak. Terlebih dari itu, tausiah sebenarnya adalah untuk mengingatkan diri sendiri,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Kobul berkesempatan memberikan tausiah dengan judul Jenis Air Yang Dapat Digunakan untuk Bersuci.

“Ini akan kami lakukan terus menerus, untuk tausiah berikutnya kami akan perintahkan kepada setiap anggota yang terlibat dalam jamaah, dimulai dari anggota-anggota yang muda,”tutupnya.

Selain itu, ketika Haluan bertanya pada salah seorang anggota, Subianto, dia menerangkan kalau pemimpin yang seperti ini akan membawa nilai tambah yang bernilai tinggi.

“Nilai religi itu sangat penting dibangun disetiap lini, apalagi di jajaran aparatur negara. Dan harapan saya agenda religi lebih kita perluas lagi sampai untuk para tahanan,”tutup salah satu anggota Polresta Padang. (h/mg-rei).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − 8 =