Kalah Adu Penalti, Timnas U-19 Gagal ke Final Piala AFF

Rep: Frederikus Dominggus/ Red: Andri SaubaniSkuat timnas Indonesia U-19 yang berlaga di Piala AFF U-18 2017.

 

REPUBLIKA.CO.ID, MYANMAR — Tim nasional Indonesia U-19 gagal melangkah ke final Piala AFF U-18. Pada babak semifinal, Garuda Muda tumbang di tangan Thailand U-19, dalam laga yang berlangsung di Stadion Thuwunna, Myanmar, Jumat (15/9) sore WIB. Pada waktu normal kedua tim bermain imbang 0-0. Saat memasuki adu penalti,  Gajah Putih unggul 3-2.

Sejak kick-off dimulai, Thailand mencoba menguasai lini tengah. Namun, Garuda Muda justru memperoleh peluang perdana. Pada menit ketujuh, sebuah umpan manis Egy Maulana Vikri mengarah pada Witan Sulaiman. Sayang nama terakhir gagal memanfaatkan kans, meski telah berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan.
Pada menit ke-21, giliran Egy menebar ancaman. Akan tetapi tandukan penggawa PPLP Ragunan itu melencang dari gawang Thailand. Lima menit kemudian, lag-lagi Egy memperoleh peluang. Setelah berhadapan satu lawan satu, Egy gagal menaklukkan Kantaphat Mahpati.
Dalam 15 menit terakhir, Timnas Garuda Muda bermain lepas, pressing dengan kecepatan ke daerah pertahanan Gajah Putih. Pada menit ke-36, jagoan Thailand, Panyawat Nisangram melepaskan sepakan terarah. Beruntung bola yang datang mampu diamankan Muhammad Aqil Savik.
Pada menit-menit terakhir, berawal dari bola mati, terjadi kemelut di pertahanan Indonesia. Beruntung tak ada gol yang tercipta. Hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Garuda Muda bermain dengan 10 orang. Saddil Ramdani yang baru masuk menggantikan Feby Eka Putra diganjar kartu merah karena menyikut salah satu pemain Thailand pada menit akhir babak pertama.
Anak asuh Indra Sjafri terus melancarkan tekanan meski kekurangan personel. Pada menit ke-56, sepakan Egy mampu ditepis penjaga gawang lawan. Dua menit kemudian, giliran Thailand melakukan tekanan. Pada menit ke-67, terjadi kemelut di pertahanan Gajah Putih. Meski demikian tak ada gol tercipta.
Dalam 15 menit terakhir, Thailand menaikkan tempo permainan. Pada menit ke-83, tendangan pemain pengganti Gajah Putih, Nattawut Chootiwat berhasil diamankan Aqil.
Aksi saling serang diperagakan kedua kubu. Meski demikian tak ada gol tercipta hingga babak kedua berakhir. Duel berlanjut ke babak adu penalti.
Saat adu tos-tosan, Egy dan Luthfi, berhasil menunaikan tugas dengan baik. Sementara Thailnad berjaya setelah tiga personelnya, Nattawut, Chokanan, dan Teerapat, berhasil mengecoh Aqil. Hingga akhirnya kedudukan 2 untuk tim Gajah Putih, dan tim tersebut memastikan diri ke final, menunggu pemenang antara Myanmar versus Malaysia.

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 9 =