KAI Kebut Persiapan KA Bandara Minangkabau

Petugas mengecek kondisi Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumatra Barat mempercepat persiapan operasional Kereta Api (KA) Bandara Minangkabau Ekspres. Apalagi, peresmian operasionalnya akan dilakukan oleh orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo.

Humas PT KAI Divre II Sumbar, Zainir, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah memberikan pelatihan teknis bagi 30 pegawai yang akan menangani operasional KA Minangkabau Ekspres. Seluruh 30 pegawai tersebut akan terbagi menjadi pegawai yang bekerja di atas kereta dan pegawai yang bertugas di stasiun dan bersiaga apabila kereta mengalami gangguan.

“Tapi yang jelas kami optimistis persiapan matang. Karena orang nomor 1 yang akan datang. Maknanya besar bagi Sumatra Barat,” ujar Zainir saat memantau uji coba KA Minangkabau Ekspres, Selasa (27/2).

KA Minangkabau Ekspres nantinya akan melaju dengan kecepatan 60 km per jam. Ia juga mengungkapkan bahwa kereta bandara ini terdiri dari 4 rangkaian kereta dengan total kursi 393 unit.

Akan tetapi karena tipe kereta merupakan KA lokal atau commuter, nantinya kapasitas penumpang akan ‘dilebihkan’ hingga 50 persen dari total kursi. Artinya, KA Minangkabau Ekspres mampu mengangkut 590 penumpang. Fasilitas di atas kereta juga cukup lengkap, dengan adanya ‘colokan’ listrik di setiap kursi dan empat unit layar televisi di setiap rangkaian kereta.

Soal harga tiket, belum ada kesepakatan antara PT KAI dan Dinas Perhubungan Sumatra Barat berapa angka yang dibebankan kepada penumpang. Meski begitu, Dinas Perhubungan Sumbar mematok tarif di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per penumpang.

Harga ini di atas tarif Bus Damri rute Padang-BIM sebesar Rp 23.500 per tiket. PT KAI juga memastikan relasi KA Binuang tidak akan terganggu dengan adanya operasional KA Minangkabau Ekspres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 20 = 22