Jalan rusak resahkan pengendara, Pemkot Padang biarkan saja

Kondisi ruas jalan dari arah simpang rambutan ke rimbo tarok rusak parah

 

 

Padang, (Antaranews Sumbar) – Ruas jalan dari arah Simpang Rambutan menuju Rimbo Tarok, Kecamatan Kuranji, kerusakan kian parah sehingga membuat pengendara resah karena berpotensi terjadi kecelakaan dan dinas terkait di Pemkot Padang terkesan membiarkan saja.

Lubang diruas jalan kian besan dan saat sesudah hujan air tergenang, sehingga cukup menyulitkan melintasinya, kata seorang pengendara Yusuf (47) di Padang, Minggu.

Sulit melintasi ruas jalan itu, karena semua pengendara roda dua berpacu ke badan jalan yang sebagian masih ada aspalnya datar.

Apalagi, kata dia, saat pagi hari warga banyak yang mengantar anak-anak sekolah dan bersamaan pula dengan pegawai kantoran berangkat kerja.

Kondisi ini sudah berlangsung lama dibiarkan, akibatnya kerusakan jalan makin parah. Jikapun ada perbaikan hanya ditambal sulam dengan material sisa runtuhan bangunan dan pernah dengan tanah.

Namun, ketika hujan sering terjadi lama kelamaan terkikis juga terbawah air, dan lubang kembali menganga.

“Kita minta dinas pekerjaan umum Kota Padang supaya memperbaiki secepatnya, bila tidak diatasi akan bertambah parah,” ujarnya.

Sementara itu, pengendara lainnya Edi (53) berharap cepat diperbaiki dinas terkait, apalagi mengaspal jalan sudah menjadi program wali kota dan wakil wali kota Mahyeldi-Emzalmi.

Sebab, kalau dibiarkan kondisi bisa bertambah parah dan mengkhwatirkan bagi madyarakat karena banyak risiko. Bukan saja potensi kecelakaan dan kendaraan juga bisa rusak.

“Kalau sudah kondisi rusak seperti ini, tak bisa ditambal sulam saja, dan harus diaspal kembali,” ujarnya.

Pengamatan di lokasi jalan yang rusak dari arah simpang Rambutan hingga simpang SMP 28 Padang, cukup kesulitan warga karena kondisi makin rusak.

Terkait terdapat pada tiga titik ruas jalan kondisinya cukup parah, apalagi saat musim hujan sekarang lubung yang ada makin membesar.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 2 =