Insiden Sembako Monas, FUI Bantah Ada Uang Tutup Mulut

Konferensi pers dilakukan oleh KPAI setelah melakukan pemanggilan terhadap pihak panitia Forum Untukmu Indonesia, di Kantor KPAI Jakarta Pusat, Jumat (4/5).

Konferensi pers dilakukan oleh KPAI setelah melakukan pemanggilan terhadap pihak panitia Forum Untukmu Indonesia, di Kantor KPAI Jakarta Pusat, Jumat (4/5).

 

 

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Panitia penyelenggara pembagian sembako gratis di Monas, Forum Untukmu Indonesia (FUI), menjawab panggilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Mereka yang diwakili oleh kuasa hukumnya, Henry Indraguna, menyebut tidak ada uang tutup mulut yang diberikan kepada pihak keluarga.

“Saya akan meluruskan bahwa setelah kejadian, panitia itu sudah hadir di sana dan sudah mendatangi keluarga. Yang dipelintir-pelintir katanya kita uang tutup mulut, itu bukan,” ujar Henry kepada awak media di kantor KPAI, Jumat (4/5).

Dia mengatakan, pihak panitia mengutus sejumlah orang untuk langsung mendatangi pihak keluarga korban meninggal begitu mendapatkan kabar pada hari Ahad (29/4) kemarin. Hal itu, menurut dia, merupakan bentuk tanggung jawab panitia kepada pihak keluarga korban.

Henry berujar, pada saat itu utusannya tersebut turut memberikan nomor telepon kepada pihak keluarga. Hal itu guna bila nanti ada keperluan apa pun yang dibutuhkan oleh pihak keluarga, mereka bisa dihubungi melalui nomor tersebut.

Henry lalu menjelaskan, setelah mengunjungi keluarga, utusannya tersebut lalu menitipkan sejumlah uang sebagai santunan duka.

“Karena keterbatasan kami, kami sudah menitipkan sedikit, seperti santunan, itu kita titipkan. Kalau misalnya ada kebutuhan lain, kami minta untuk dihubungi. Niat kami itu cuma santunan saja,” tuturnya.

Namun, dia sendiri enggan menyebutkan berapa nominal uang santunan yang diberikan kepada pihak keluarga korban. Dia sendiri tidak tahu dari mana informasi yang beredar mengenai uang sejumlah Rp 5 juta yang diberikan kepada keluarga korban.

Enggak tahu itu informasi dari mana. Yang jelas, kami memberikan uang santunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengatakan, ketua panitia penyelenggara Forum Untukmu Indonesia Dave Santosa tak bisa hadir karena sakit. Pada awal pertemuan dengan media, dirinya juga mengucapkan belasungkawa terhadap pihak keluarga korban.

“Kami ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Almarhum Rizky dan Mahesa. Benar-benar kami merasa sedih dengan kejadian ini dan kami tetap apa pun alasannya kami tidak mau ada kebenaran, tetap kami akan bertanggung jawab dan kami akan segera menghubungi kuasa hukum dari keluarga untuk mencari solusi yang terbaik,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

85 − = 82