Ingin Ajukan KPR ke Bank, Cermati Dulu Lima Hal ini

image_title

 

 

 

VIVA – Pengajuan Kredit Kepemilikan Rumah atau KPR menjadi pilihan banyak orang untuk lebih mudah memiliki rumah. Program ini dianggap efektif dan bisa mempermudah, sekaligus memungkinkan orang dengan penghasilan yang tidak terlalu tinggi bisa segera memiliki hunian yang layak.

Bagaimanapun juga, rumah adalah salah satu aset dengan nilai yang tinggi, sehingga tak semua orang bisa memilikinya dengan mudah. Jika berniat untuk mengajukan KPR ini, pastikan memilih bank yang tepat sejak awal.

Hal ini penting, mengingat saat ini hampir semua bank memiliki program KPR ini di dalam layanan mereka. Anda akan berkesempatan untuk memilih salah satu bank terbaik dan paling tepat untuk pengajuan KPR tersebut, tentunya jika jeli dan mempertimbangan berbagai hal yang penting dalam proses ini.

ilustrasi pengajuan KPR kepada bank

Untuk itu, simak lima poin penting yang wajib Anda cermati saat memilih bank untuk pengajuan KPR, seperti dikutip dari Cermati.com, pada Selasa 14 Mei 2018, berikut ini:

1. Reputasi bank

Ada banyak bank yang memiliki layanan KPR, sehingga bisa dengan leluasa memilih salah satu di antaranya. Namun di dalam proses ini, pastikan hanya memilih bank terbaik yang telah memiliki reputasi dan juga kredibilitas tinggi di masyarakat, khususnya para nasabahnya. Jangan sampai mengalami masalah di kemudian hari, hanya karena memilih bank yang tidak memiliki kinerja yang baik di dalam layanan mereka.

Bukan hanya menyulitkan, namun bank yang seperti ini tentu saja sangat berisiko menimbulkan sejumlah kerugian materi bagi Anda. Pastikan memilih bank terbaik dan memiliki kinerja yang prima dan bisa dipercaya.

2. Besaran bunga KPR yang diterapkan

KPR merupakan sejumlah utang bagi Anda, dan tentunya di dalam utang ini bank akan menerapkan sejumlah bunga pinjaman. Besaran bunga KPR ini akan secara langsung memengaruhi besaran utang dan juga cicilan bulanan.

Artinya, sangat penting untuk selalu memperhitungkan bunga KPR ini dan memilih besaran bunga yang paling kecil (rendah). Selain mempertimbangkan besaran bunga ini, jangan lupa untuk melakukan simulasi atas pinjaman KPR yang akan Anda ajukan kepada pihak bank, agar kelak bunga ini tidak menjadi sesuatu yang menyulitkan keuangan di masa yang akan datang.

3. Tenor pinjaman

Saat memiliki utang, Anda tentu perlu mempertimbangkan kapan dan bagaimana akan melunasinya, bukan? Hal yang sama juga berlaku di dalam KPR, di mana Anda perlu menyesuaikan tenor pinjaman yang ditawarkan oleh pihak bank dengan besaran utang dan juga kemampuan bayar Anda.

Tenor yang terlalu pendek kerap membuat keuangan menjadi terganggu, sebab jumlah cicilan tentu akan besar. Namun tenor yang terlalu panjang juga berisiko menimbulkan bunga yang lebih besar, sehingga utang menjadi lebih banyak.

Untuk itu, sangat penting untuk memilih tenor yang tepat, di mana Anda menyesuaikannya dengan kemampuan bayar dan juga kondisi keuangan secara keseluruhan.

4. Syarat pengajuan

Untuk pengajuan KPR, kebanyakan bank menerapkan sejumah syarat yang ketat. Hal ini, tentu sangat wajar, mengingat pinjaman ini dalam jumlah yang sangat besar.

Pastikan bank pilihan menerapkan syarat yang sesuai dan bisa Anda penuhi dengan baik, sehingga tidak mengalami kesulitan untuk proses pengajuan KPR ini.

5. Fasilitas pembayaran

Anda akan memiliki cicilan dalam kurun waktu yang panjang di bank, sehingga penting untuk memastikan proses pembayaran cicilan ini mudah dan nyaman untuk Anda lakukan.

Cermati dengan baik fasilitas pembayaran yang diberikan oleh bank, agar kelak Anda tidak kesulitan saat membayar cicilan KPR tersebut.

Jika memungkinkan, memilih fasilitas Autodebet adalah langkah yang paling tepat. Selain tidak merepotkan, layanan ini juga akan menghindarkan Anda dari keterlambatan pembayaran dan denda keterlambatan. (asp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

83 − = 82