Hilangkan Pungli, Loket Karcis Pantai Air Manis Dijaga

Sejumlah pengunjung berada di dekat batu Malin Kundang yang terendam air laut, di Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (3/1)

Sejumlah pengunjung berada di dekat batu Malin Kundang yang terendam air laut, di Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (3/1)

“Pantai Air Manis terkenal dengan batu Malin Kundangnya….”

 

 

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG – Pungutan liar di kawasan wisata Pantai Air Manis di Kota Padang kerap menjadi keluhan wisatawan. Beberapa kali ditindak pemerintah kota, tapi praktik pungli timbul-tenggelam.

Demi memberantas praktik pungli secara total, Kepala Dinas Pariwisata Padang Medi Iswandi ikut bertugas menjaga loket di gerbang masuk Pantai Air Manis yang terkenal dengan batu Malin Kundangnya. Ia pun akan membuat jadwal jaga untuk pengawai Dinas Pariwisata setempat untuk setiap hari libur atau tanggal merah, mulai pukul 08.00 WIB.

“Insya Allah saya selalu di sana. Biasanya sampai jam 10, namun kemudian sore balik lagi,” jelasnya, Ahad (8/4).

photo

WISATA BATU MALIN KUNDANG. Pengunjung bermain di sekitar Batu Malin Kundang, di Pantai Air Manis, Padang, Sumbar.

 

Jadwal piket petugas terdiri dari dua shift dengan jumlah petugas enam orang per hari. Shift pertama mulai pukul 08.00 pagi hingga 13.00 siang. Sementara shift kedua mulai dari pukul 14.00 siang hingga 18.00 sore.

Medi berharap upayanya ini mampu menghilangkan praktik pungli secara menyeluruh dan permanen. Penjagaan loket karcis oleh pegawai Dinas Pariwisata dilakukan untuk mengantisipasi adanya oknum yang melakukan pemalakan dan menaikkan tarif parkir.

Medi mengimbau pengunjung kawasan wisata Pantai Air Manis untuk memarkirkan kendaraannya di lokasi resmi yang disediakan pemerintah, yakni dekat mushala di gerbang masuk. Kendaraan yang dibawa ke pinggir pantai akan membahayakan wisatawan yang menjajal atraksi ATV. Tak hanya itu, kendaraan yang diparkir di luar lokasi resmi juga berisiko dikenai pungli oleh oknum tak bertanggung jawab.

photo

Pemkot Padang menyediakan fasilitas bus ‘City Tour’ gratis bagi wisatawan. Sejumlah destinasi wisata akan dilalui bus ini, termasuk Pantai Padang, Gunung Padang, Pantai Air Manis, hingga Masjid Raya Sumbar.

 

“Pengunjung yang ngotot bawa kendaraan ke pantai ini yang kena palak. Jadi kalau parkir suka-suka akan dipungut oleh oknum dengan tarif suka-suka. Tapi kalau pengunjung tertib dan parkir ditempat yang disediakan tidak akan diminta parkir lagi,” jelasnya.

Medi menegaskan, pemerintah akan terus berinovasi memberikan pelayanan bagi pengunjung. Salah satu inovasi terbaru yang dilakukan Pemkot Padang adalah fasilitas bus ‘City Tour’ gratis yang mengantarkan wisatawan keliling Kota Padang. Beberapa destinasi wisata yang dilalui bus gratis tersebut adalah kawasan Pantai Padang, Gunung Padang, Pantai Air Manis, dan Masjid Raya Sumbar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + = 28