Hanya Dua Orang Duduk di Ruang Sidang, Paripurna DPRD Limapuluh Kota Batal Digelar

   Hanya Dua Orang Duduk di Ruang Sidang, Paripurna DPRD Limapuluh Kota Batal DigelarDiruangan sidang DPRD Limapuluh Kota, hanya 2 anggota yang sudah menunggu untuk dimulai nya sidang paripurna istimewa sekitar pukul 14.00 WIB. Sidang dimulai pukul 15.00 WIB.

 

 

 

 

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM–Sidang paripurna istimewa DPRD Kabupaten Limapuluh Kota yang digelar pada Senin (14/5) siang, tidak dihadiri kepala daerah.

Sidang terhadap rekomendasi LKPJ Bupati 2017 itu molor satu jam dari waktu yang telah dijadwalkan. Sidang yang seharunya dihadiri oleh wakil rakyat itu terlihat sidang sepi, hanya beberapa orang saja.

Sidang yang seharusnya digelar pukul 14.00 WIB, sesuai jadwal cuma dihadiri 11 dari 35 anggota dewan. Sedangkan dari eksekutif, hanya beberapa OPD saja. Minimnya OPD yang datang sehingga sidang paripurna belum bisa digelar sesuai jadwal.

“Untuk sidang paripurna istimewa, tidak perlu mencapai quorum. Satu pimpinan dewan saja yang hadir, sidang bisa dilanjutkan tetapi itu tergantung kehadiran dari eksekutif. OPD minim yang hadir sehingga paripurna istimewa belum bisa digelar,”terang Safaruddin Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota.

Tepat pukul 14.00 WIB, dari dalam ruangan sidang lantai II gedung DPRD Limapuluh Kota itu, hanya diisi 2 anggota dewan yang telah duduk di kursi masing-masing menunggu sidang dimulai. Dua wakil rakyat itu Hemmy Setyawan (PKB) dan Marshal (Demokrat).

Sedangkan di luar ruangan sidang, terlihat anggota dewan diantaranya Sastri Andiko (Demokrat), Riko Febrianto (Golkar), Yakubis (PBB), Syamsul Mikar (Golkar), Ridho Ilahi (PDI-P) dan Hardedi (PBB). Dengan kondisi sepinya ruangan sidang tersebut, Ketua DPRD Limapuluh batal masuk ruangan sidang dan kembali ke ruangan ketua DPRD yang tidak jauh dari sana.

Beberapa menit kemudian, di ruangan lobi telihat sejumlah kepala OPD. Diantaranya Kepala BPBD Limapuluh Kota Joni Amir, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perikanan, Kepala RSUD Achmad Darwis serta Sekretaris DPRD.

Sampai pukul 14.30 WIB, baru satu persatu gedung DPRD Limapuluh Kota didatangi kepala OPD lainnya. Bahkan Pj Sekda yang mewakili kepala daerah untuk paripurna istimewa baru datang satu jam dari jadwal yang ditentukan yakni sekitar pukul 15.05 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 3 = 7