Gunung di Hawaii Erupsi, 10 Ribu Warga Dievakuasi

Gunung di Hawaii Erupsi, 10 Ribu Warga Dievakuasi

Sedikitnya 10 ribu warga Hawaii dievakuasi setelah gunung berapi Kilauea erupsi, Kamis (4/5) sore. (Janice Wei/via REUTERS)

 

 

Jakarta, CNN Indonesia — Sedikitnya 10 ribu warga Hawaii dievakuasi setelah gunung berapi Kilauea mengeluarkan lahar, Kamis (4/5) sore. Serangkaian gempa juga sempat terjadi saat Gunung Kilauea erupsi.

“Departemen Pekerjaan Umum melaporkan uap panas dan lahar muncul dari patahan gunung di bagian Leilani sekitar Jalan Mohala,” bunyi pernyataan Badan Pertahanan Sipil Wilayah Hawaii, Jumat (4/5).

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan erupsi terjadi sekitar pukul 16.45 sore waktu setempat. USGS mengatakan tim observatoriumnya tengah menyelidiki aktivitas gunung tersebut.

Beberapa jam sebelum erupsi, USGS mendeteksi gempa berkekuatan 5 skala richter terjadi di selatan puncak Puu Oo. Gempa itu memicu longsor batu ke dalam kawah gunung berapi.

“Asap abu yang dihasilkan akibat erupsi terbawa angin ke barat daya Puu Oo. Siapa pun yang melawan arah angin akan terpapar hujan debu,” kata penasihat USGS.

Sementara itu, otoritas Hawaii mengatakan warga harus waspada bahaya erupsi, salah satunya gas belerang dioksida yang muncul di sekitar zona bahaya.

Selain itu, aparat juga mengimbau warga untuk waspada dari longsoran batu besar dan reruntuhan lainnya yang berasal dari lereng gunung.

Merespons bencana ini, Gubernur Hawaii David Ige dilaporkan telah memerintahkan pengerahan pasukan Garda Nasional. Ige juga mengimbau warga untuk memperhatikan peringatan-peringatan yang dikeluarkan Badan Pertahanan Sipil.

“Harap waspada dan siaga untuk melindungi keluarga anda,” kicau Ige melalui Twitter-nya seperti dikutip AFP. Lembaga Penanganan Darurat Hawaii mengatakan telah mempersiapkan sejumlah tempat mengungsi sementara waktu bagi warga yang terdampak erupsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

66 + = 70