Dorong Perdamaian, RI Dukung Pertemuan Pemimpin Korut-Korsel

Dorong Perdamaian, RI Dukung Pertemuan Pemimpin Korut-Korsel
Pemerintah Indonesia mendukung rencana pertemuan pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan pada April mendatang. 

Jakarta, CNN Indonesia — Pemerintah Indonesia menyatakan dukungannya atas rencana pertemuan pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan pada April mendatang.

“Pemerintah Indonesia mendukung sepenuhnya seluruh upaya perbaikan hubungan antar kedua Korea, termasuk rencana penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Tinggi di antara kedua pemimpin Korea pada bulan April,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (7/3).

Indonesia juga menyambut baik pertemuan antara utusan Presiden Korsel Moon Jae-in dan pemimpin Korut Kim Jong-un di Pyongyang, kemarin. Indonesia berpandangan bahwa pertemuan tersebut memberikan harapan baru bagi terwujudnya perdamaian dan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

“Pemerintah Indonesia konsisten pada pendiriannya mengenai pentingnya kawasan Semenanjung Korea yang bebas senjata nuklir. Dan karena itu, kami menyerukan kepada semua pihak untuk bekerjasama ke arah itu,” kata Kemlu RI.

Dalam pertemuan itu Chung mengatakan Korut bersedia berdiskusi dengan Amerika Serikat soal denuklirisasi dan menghentikan uji coba peluru kendali saat perundingan berjalan. Sebaliknya, Pyongyang meminta jaminan keamanan dari Washington.

Berbagai kalangan menyampaikan dukungan atas niat Korut tersebut. Di antaranya, Amerika Serikat dan China. Adapun Jepang mengaku berhati-hati dalam memberikan respons.

Presiden Donald Trump menyatakan keyakinannya atas niat denuklirisasi Korut. Trump mengaku percaya bahwa Korut benar-benar tulus menawarkan dialog soal pelucutan senjata nuklirnya.

“Saya percaya niat mereka tulus. Saya harap mereka benar-benar tulus soal itu. Kita semua akan segera mencari tahu soal ini,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Rabu (7/3).

China, sebagai sekutu terdekat Korut, melalui juru bicara kementerian luar negerinya mendorong Seoul dan Pyongyang “memanfaatkan peluang baik” tersebut untuk mempromosikan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

22 + = 23