Ditjen PAS Tingkatkan Kewaspadaan Lapas di Seluruh Indonesia

Lapas (ilustrasi)

Lapas (ilustrasi)

 

 

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto menyebut pascakerusuhan di RUtan Mako Brimob pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan. Ditjen PAS melalui Direktur Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) diminta terus melakukan pengamanan terhadap napi teroris di lapas lainnya secara persuasif tanpa mengesampingkan faktor keamanan.

“Pihak ditjen memerintahkan jajaran dibawahnya melalui direktur kamtib agar seluruh lapas dan rutan di indonesia yang ada narapidana terorisnya agar waspada dan bersiap siaga. Mereka ini cenderung atraktif, melawan, menentang, menyerang bahkan dan itu membahayakan,” ujar Ade dihubungi Republika.co.id, Rabu (9/5).

Dalam peningkatan pengamanan, Ditjen PAS melakukan kerja sama dengan pihak TNI-Polri, BNPT, dan Densus 88. Sinergi ini disebut diperlukan agar kondisi tetap terkendali dan keamanan tetap terjaga.

“Tentunya kita bekerjasama dengan yang lain. Dengan kejadian seperti ini ya sudah otomatis kita melakukan koordinasi untuk mencegah terulangnya gangguan keamanan dan ketertiban,” lanjutnya.

Sementara itu beberapa perintah yang dikeluarkan kepada para Kepala Lapas dan jajarannya di seluruh Indonesia adalah untuk tetap melaksanakan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP), melakukan razia dan penggeledahan secara rutin dan dengan persuasif, setiap barang masuk termasuk makanan harus diperiksa dengan teliti. Perintah lainnya adalah menjaga stabilitas emosi agar petugas tidak terprovokasi serta melaporkan setiap perkembangan agar lebih terpantau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 1 =