Dimas Setiawan : Unjuk rasa kenaikan harga BBM diwarnai aksi saling dorong dengan petugas

Padang, (Antaranews Sumbar) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Sumatera Barat yang melakukan unjuk rasa kenaikan harga bahan bakar minyak diwarnai aksi saling dorong di Kantor Gubernur Sumatera Barat, Rabu.

Aksi itu terjadi ketika mahasiswa berusaha memasuki “Rumah Bagonjong” atau kantor gubernur itu dan dihalangi oleh petugas kepolisian.

Sementara perwakilan mahasiswa diterima oleh Kepala Kesbangpol Sumatera Barat Nazwir karena gubernur menghadiri sidang paripurna di DPRD Sumatera Barat.

Koordinator umum (kordum) unjuk rasa Jufrinal Syahputra mengatakan dalam unjuk rasa ini mereka menuntut agar pajak bahan bakar kendaraan diturunkan kembali menjadi lima persen.

Kedua, menuntut agar harga bahan bakar non subsidi diturunkan serta meminta agar ketersediaan bahan bakar bersubisi di wilayah Sumbar.

Puluhan massa telah berkumpul di kawasan Permindo Pasar Raya Padang. Mereka melakukan aksi mendorong motor menuju Kantor Gubernur sebagai bentuk aksi protes karena tidak mampu membeli bahan bakar dengan harga yang baru.

Aksi unjuk rasa itu dikawal satuan Raimas Polresta Padang menggunakan motor dan satua Lalu Lintas Polresta Padang untuk mengamankan jalur lalu lintas di daerah yang dilalui massa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

31 + = 41