Dimas Setiawan ; Sumbar miliki potensi kebakaran hutan dan lahan

Padang, (Antaranews Sumbar) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, memperkirakan beberapa daerah di provinsi itu berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan karena cuaca yang cukup terik.

Ia menyebutkan daerah yang berpotensi karhutla beberapa hari ke depan tersebut yakni Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, sebagian Agam, Padang Pariaman bagian barat, Kota Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan bagian barat, dan Kabupaten Solok bagian barat.

Namun,  jika dilihat dari faktor cuaca jika terjadi kebakaran lahan masih mudah untuk di padamkan secara kecuacaan karena intensitas hujan yang berpotensi turun masih cukup tinggi terutama malam hari.

Secara umum, kata dia kondisi atmosfer Sumbar pada April 2018 curah hujan cukup tinggi, namun peningkatannya diperkirakan pada pertengahan April sehingga saat ini cuaca masih cenderung kering atau terik.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi meluas sehingga sulit dikendalikan.
Kemudian ia menyebutkan secara umum suhu udara Sumbar 19 hingga 31 derajat celsius, kelembaban udara 65 sampai 98 persen, dan arah angin dari barat ke timur laut dengan kecepatan 15 kilometer per jam.

Sebelumnya Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengingatkan masyarakat khususnya pemilik ladang atau kebun untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain melakukan sosialisasi kepada warga, Pemprov Sumbar juga meminta masing-masing bupati dan wali kota untuk memastikan mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan bisa diminimalisir. Pemprov, sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 2 = 2