Dimas Setiawan : Bahrain Pertimbangkan Buka Penerbangan Langsung ke Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, MANAMA — Para petinggi Bahrain Chamber of Commerce and Industry (BCCI) atau Kamar Dagang dan Industri Bahrain bertemu rombongan muhibah DPR RI, Selasa (10/4) siang lalu, di Manama (10/4). Dalam pertemuan tersebut BCCI mempertimbangkan usulan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah untuk membuka penerbangan langsung Bahrain-Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, BCCI dipimpin oleh wakilnya, Khalid Mohamed Yusuf Najibi. Hadir juga beberapa petinggi BCCI, seperti Mohamed Abduljabbar Mahmood Alkooheji, Aaref Ahmed Ali Hejres dan yang lainnya. Sementara rombongan muhibah DPR RI ke Bahrain dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Bersamanya, nampak anggota DPR RI yang ikut dalam perjalanan muhibah seperti Handayani Soehelly Qari (F-PKB), Hang Ali Saputra Syah Pahan (F-PAN), Ferdiansyah Nuzirwan Burhanuddin (F-Golkar). Ikut mendampingi dalam kunjungan, Ketua Badan Keahlian DPR, Tenaga Ahli DPR RI serta Staf Sekertariat Jendral DPR RI.

Dalam pertemuan tersebut, Fahri Hamzah menyampaikan keinginan kuat Indonesia untuk memperkuat hubungan diplomasi dan kerja sama Bahrain dan Indonesia. Menurut Fahri, Bahrain juga menjadi destinasi pekerja migran yang cukup besar asal Indonesia. Lebih lanjut, Fahri mengatakan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi yang dalam sejarahnya merupakan gabungan hampir seratus kerajaan. Indonesia menjadi negara Muslim terbesar di dunia dan menjadi negara yang berpengaruh di Asia.

Dengan seluruh potensi yang ada, Fahri berharap, maskapai Bahrain Gulf Air bisa membuka penerbangan langsung Manama-Jakarta. Ini agar bisa mempermudah koneksi dan kontak antar berbagai pihak di Indonesia dengan Bahrain.

Mendengar penjelasan Fahri, Wakil Direktur Kamar Dagang dan Industri Bahrain, Yusuf Najibi menyatakan secara eksplisit bahwa Bahrain akan mempertimbangkan untuk memenuhi saran Fahri terkait penerbangan langsung Jakarta-Bahrain. Ia juga menyatakan bahwa Bahrain sangat antusias sekali untuk mengembangkan kerja sama bisnis dan perdagangan yang lebih luas guna memperkuat ekonomi kedua negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

74 − = 71