Diduga Tak Bisa Berenang, Murid SD Tanah Datar Tenggelam di Pulau Cingkuak

Diduga Tak Bisa Berenang, Murid SD Tanah Datar Tenggelam di Pulau Cingkuak

Terlihat korban saat dilarikan ke RSUD M.Zein Painan untuk dilakukan visum. (Okis Mardiansyah)

 

 

PAINAN, HARIANHALUAN.COM – Seorang murid SD Negeri 23 Singgalang, Kabupaten Tanah Datar, dikabarkan meninggal dunia, akibat tenggelam disekitar kawasan Pulau Cingkuak, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan. Kamis (5/4).

Kapolsek IV Jurai, Iptu Rahmadi mengatakn, korban bernama Prasetyo Saputra (12), kelas VI SD, warga Ganting Singgalang,Tanah Datar. Saat itu, korban bersama rombongan sekolahnya sekitar 40 orang, hendak ke Pantai Carocok dan ingin berwisata ke Pulau Cingkuak.

“Benar, korban beserta rombongan berangkat dari Batu Sangkar menuju Carocok Painan sekitar 40 orang, satu Kepsek dan sembilan guru lainnya. Namun malang sekejap mata, korban diduga tenggelam akibat tak bisa berenang,” sebutnya kepada Wartawan di Painan.

Lebih lanjut dijelaskan, korban ditemukan meninggal, dalam kondisi tubuh kaku sekitar pukul 15.50 WIb. Posisi korban ditemukan tidak jauh dari pinggir Pulau Cingkuak bersama rombongan.

“Jadi, sebelum dikabarkan meninggal, korban sempat hilang dari rombongan. Hingga akhirnya dilakukan pencarian bersama nelayan dan masyarakat setempat. Akhirnya korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan posisi tertelungkup,” terangnya.

Dia menjelaskan, korban diduga meninggal dunia akibat terseret ombak saat bermain dipinggir pulau. Sebab selain tak bisa berenang, saat ditemukan kondisi korban sudah kaku dan mengambang di pinggir pulau.

“Tadi dari keterangan guru korban, ia juga terlihat menyendiri dan terpisah dari rombongan. Mungkin karena kurang pengawasan akhirnya korban terseret ombak,” ungkapnya.

Ditambahkannya, setelah korban ditemukan, ia langsung dilarikan ketepian dermaga TPI pelabuhan panasahan Carocok Painan, untuk dibawa ke RSUD M.Zein untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini kita masih menunggu pihak keluarga korban. Tadi korban sudah dilakukan pemeriksaan dan visum, untuk selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga,” tutupnya. (h/kis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 2 =