Diduga ada nama caleg hilang, kader unjuk rasa di kantor DPD Gerindra

Sejumlah kader dan oragnisasi sayap Partai Gerindra melakukan unjuk rasa di Kantor DPD Gerindra Sumbar di Kota Padang, Kamis. (Istimewa)

Padang, (Antaranews Sumbar) – Sejumlah kader dan organisasi sayap Partai Gerindra melakukan unjuk rasa di Kantor DPD Gerindra Sumatera Barat karena diduga ada nama caleg yang hilang ketika pengurus partai mendaftarkan caleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Mereka mendatangi kantor partai yang berada di Jalan Sawahan Kecamatan Padang Timur Kota Padang sembari membawa beberapa karton bertuliskan “DPP Gerindra Kami Butuh Ketua dan Sekretaris DPD Pengganti”, “Turunkan Pemimpin Yang Tak Beretika”,”Kami Cinta Partai Gerindra dan Bapak Prabowo Subianto’ di Padang, Kamis.

Belasan orang tersebut sesampai di Kantor DPD Partai Gerindra Sumbar langsung melakukan orasi dan menyampaikan pernyataan sikap mereka.

Penasehat DPD Partai Gerindra Sumbar Hanafi Zein meminta partai menjelaskan hilangnya sejumlah nama calon anggota legislatif untuk DPRD Sumbar dan DPRD Kota Padang secara tiba-tiba.

“Padahal nama calon tersebut telah tertuang di SK DPP Gerindra nomor 07-059/Kpts/BACALEG/DPP GERINDRA/2018 untuk DPRD Provinsi Sumbar. Dan SK DPP nomor 07-073/Kpts/BACALEG/DPP-GERINDRA/2018 untuk DPRD Kota Padang dan hilang secara tiba-tiba,” katanya.

Ia mengatakan nama yang hilang dalam SK tersebut adalah Indra Jaya Malik dan Indra Kasman yang terdaftar di daerah pemilihan Sumbar II dan kemudian nama tersebut diganti dengan nama yang lain. Hal serupa kabarnya terjadi di kota dan kabupaten lain di Sumatera Barat.

“Amanah partai itu adalah marwah partai dan seharusnya jangan dikangkangi. Kita harus punya etika pengurusannya,” kata dia.

Sementara Ketua OKK DPD Partai Gerindra Yusuf Abit mengatakan pihaknya akan melakukan peninjauan kembali terkait persoalan tersebut.

“Kami akan tinjau lagi siapa yang meninggalkan dan siapa yang ditinggalkan. Selain itu kita juga akan mencari penyebab persoalan ini,” katanya.

Setelah menerima aspirasi dari para kader, dirinya berjanji untuk menyelesaikan persoalan ini secara internal.

“Kami minta kepada kader untuk bersabar apabila memang ditemukan kita benahi persyaratan dan kita ubah,” katanya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 2 =