Didatangi Oknum Pejabat, KONI Kota Payakumbuh Angkat Bicara

Didatangi Oknum Pejabat, KONI Kota Payakumbuh Angkat Bicara

 

PAYAKUMBUH – Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) mendadak heboh ketika salah satu oknum pejabat Dinas Sosial mendatangi kantor tersebut pada Jumat (2/3). Hal itu dikatakan ketua KONI Kota Payakumbuh Yusra Maiza didampingi sekretaris Ostimardi kepada Wartawan di Payakumbuh, Senin (5/3).

Menurut Yusra Maiza ketika oknum pejabat daerah tersebut mendatangi kantor KONI dirinya tidak berada ditempat dan tanpa dikabari. Ketika ditanyakan kepada ketua KONI mengenai perihal siapa oknum pejabat tersebut ia belum mau menjelaskan. Dirinya mengaku kaget setelah menerima laporan beberapa orang staf bahwa kantor penunjang olahraga prestasi tersebut akan diambil alih oleh Dinas Sosial Kota Payakumbuh.

“Dari laporan staf kami, oknum pejabat tersebut terkesan menyolonong masuk dan memberikan arahan untuk pengaturan meja serta kursi. Saya tidak tahu bahkan tidak dikabari oleh oknum tersebut untuk datang kekantor KONI. Bahkan Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga juga tidak ada menyurati kami,” Kata Yusra Maiza.

Sementara itu, Ostimardi merasakan hal yang sama. Ia mengatakan saat ini KONI Kota Payakumbuh sedang terfokus kepada persiapan Pekan Olahraga Provinsi (porprov) di Kabupaten Padang Pariaman mendatang. Selain itu aktifitas di dalam kantor ketika didatangi dalam keadaan sibuk.

“Heran saja, kenapa ketika KONI sedang sibuk-sibuknya untuk persiapan porprov ada saja hal yang diluar dugaan membuat kinerja kami terganggu, kita miliki rekaman vidio oknum tersebut,” kata Ostimardi.

Osti mengaku Kantor maupun dirinya tidak pernah mendapatkan surat resmi kalau kantor KONI akan di tempati Dinas Sosial Kota Payakumbuh.

“Tanpa ada surat resmi, bahkan ketika saya tanya ketua beliau juga tidak mengetahui hal tersebut. Kalau memang akan dipindahkan sebaiknya ada pemberitahuan, sehingga fokus KONI terhadap persiapan atlet untuk menghadapi Porprov tidak terganggu dan berefek buruk nantinya,” Demikian Ostimardi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + = 21