Bejat! Remaja Padang Pariaman Cabuli 34 Bocah Satu Korongnya dalam 3 Tahun

Bejat! Remaja Padang Pariaman Cabuli 34 Bocah Satu Korongnya dalam 3 Tahun

pelaku Rafi (20) saat Polsek Sungai Limau, Padang Pariaman, Rabu (4/4).

 

PADANG PARIAMAN – Sungguh keji perbuatan yang dilakukan Rafi (20) remaja penggangguran ini dengan nafsu membabi buta mensodomi 34 orang anak tetangganya satu korong (kampung) dalam rentang waktu 3 tahun.

Terungkapnya kasus durjana ini berawal dari laporan orang tua korban pada SPK Polsek Sungai Limau, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (4/4) sekira pukul 12:30 WIB.

Kapolsek Sungai Limau AKP Syafar menjelaskan, bahwa telah menerima laporan kasus pencabulan dengan nama pelapor Eki Yulihendra (29) bertempat tinggal di Korong Simpang Tiga Lohong, Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau.

“Berdasarkan laporan awal yang masuk ini kita mendapati informasi lainnya atas perbuatan cabul/sodomi yang dilakukan Rafi terhadap anak tetangganya satu korong dengan jumlah mencapai puluhan orang,” sebut Kapolsek Sungai Limau AKP Syafar kepada Minangkabaunews.

Kronologi terungkapnya kasus pencabulan berantai ini ketika saksi Warga setempat Apriliza (40) melihat salah seorang korban Mawar (6) pelajar TK, dibawa pelaku Rafi kedalam rumahnya pada Senin (2/4) lalu.

Pada saat itu, terlihat korban pulang dari sekolah TK melewati depan rumah pelaku kemudian Rafi memanggil Mawar kedalam rumahnya.

Setelah masuk kedalam rumah, kemudian pelaku berbicara dengan korban, dan terlihat korban membuka celananya, kemudian pelaku memasukkan kemaluannya ke anus korban.

“Setelah kita lakukan interogasi pada pelaku dan iapun mengakui perbuatannya, dan mengatakan perbuatan sodomi/cabul telah dilakukannya terhadap 33 anak laki-laki dan 1 orang anak perempuan,” terang Kapolsek.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, perbuatannya itu telah dilakukan semenjak tahun 2015 hingga 1 April 2018 dengan TKP di rumah pelaku,” tambanya.

“Adapun modusnya dalam melakukan aksi cabul, tersangka membujuk rayu si korban dengan memberikan uang sebanyak Rp 2000., namun setelah korban dicabuli uang tadi tidak juga dibayarkan,” ungkap Syafar.

Dan yang lebih memprihatinkan para korban merupakan tetangga dekat pelaku yang satu kerabat dalam satu korong.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan penyidikan, sementara waktu pelaku diinapkan pada tahanan Mapolres Pariaman.

Kapolsek menghimbau pada orang tua, agar berhati-hati dan selalu mengawasi anaknya, supaya kejadian serupa tidak terulang. “Dan yang menjadi perhatian kita adalah, di setiap adanya kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur oleh orang dewasa, pelaku sebelumnya juga merupakan korban oleh orang lain,” tutup Syafar. (warman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 3 =