Angkot Rasa Mobil Balap

 

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG — Angkutan kota (angkot) adalah, jenis transportasi umum yang banyak digunakan oleh masyarakat perkotaan. Beragam jenis angkutan ini tersedia untuk memenuhi kebutuhan  mobilitas masyarakat. Hampir ada di seluruh kota di Indonesia, angkot berbasis mobil minibus niaga banyak digunakan menghiasi jalanan di Indonesia.

 Angkutan ini biasanya indentik dengan kesan kumuh, tidak terawat jauh dari rasa nyaman bagi  penumpang.  Namun tidak di Kota Padang, Sumatera Barat. Angkutan  kota di sana  beragam baik dari jenis maupun fasilitas. Pengemudi berlomba untuk mempercantik angkot mereka agar banyak penumpang yang memilih untuk menggunakan kendaraan yang mereka bawa.

Untuk menambah kenyamanan dan menambah daya tarik angkot,  mereka memodifikasi  kendaraan mereka. Layaknya mobil balap yang berpacu di sirkuit, angkot di sana memasang sayap spoiler pemecah angin di buritan mobil. Skirt side, cat warna-warni, tidak ketinggalan stiker ‘sponsor’ berbagai produk bak mobil balap sejati.

Tidak hanya terbatas pada tampilan luar, kenyamanan interior menjadi perhatian. Sistem audio dengan suara menggelegar, ditunjang head unit dengan layar sentuh, dashboard camera dan parking camera. Masih terasa kurang? Televisi LCD dengan bentang minimal 29 inch terpasang di bagian belakang kabin penumpang.

Sistem penerangan kabin pun dibuat sedemikian rupa tampak mewah. Ketika malam, warna-warni lampu interior dan eksterior mobil menambah ‘kemeriahan’ angkutan umum ini menjadi  mewah dan elegan. Rata-rata  mereka mengeluarkan lebih dari 10 Juta untuk mempercantik angkutan umumnya .

 

Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan ketatnya persaingan usaha  antar sesama angkutan umum di kota ini menjadi penyebabnya. Penumpang lebih memilih angkot dengan fasilitas dan kenyamanan prima. Kehadiran  transportasi  online pun, berpengaruh kepada  pelaku bisnis angkutan umum.

“Kondisinya memang tidak semudah dulu saat sebelum ada ojek daring. Kami berharap pemerintah memberikan keadilan terhadap aturan untuk ojek daring. Saya yakin masyarakat masih memiliki kebutuhan terhadap angkot di Kota Padang,” ujar Yanheri, salah seorang sopir angkot.n ed: yogi ardhi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + = 16