Anak Nagari Tolak KAN Versi LKAAM Sumbar

Anak Nagari Tolak KAN Versi LKAAM SumbarDEMO LKAAM SUMBAR–Sejumlah warga melakukan aksi demo di kantor Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat (Sumbar) di Jalan Diponegoro, Padang, Jumat (20/7). Demo tersebut terkait adanya dualiseme ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kecamatan Lubuk Kilangan. TIO FURQAN

 

 

 

 

 

 

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Puluhan anak Nagari Lubuk Kilangan, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang berunjuk rasa di Kantor Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, di Jalan Diponegoro, Jumat (20/7) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam orasinya, Ketua pemuda Nagari Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki) Ridwan berujar kalau pihaknya melakukan unjuk rasa ini menyusul dilantiknya Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kecamatan Lubuk Kilangan yang sudah ditandatangani oleh LKAAM Kota Padang.

“Kalau permasalahannya seperti ini, sama saja mengadu domba kami sesama anak nagari, membuat KAN tandingan, dan masyarakatpun jadi susah untuk mengurus surat dalam permasalahan adat, kalau KAN-nya dipecah menjadi dua begini,” ungkap Ridwan.

Ia mengatakan, aksi yang dilakukan ini juga untuk mempertanyakan tentang pelantikan Ketua KAN Lubuk Kilangan yang baru. Padahal sebelumnya sudah ada ketua KAN di Lubuk Kilangan ini.

“Di sini kami atas nama anak nagari Lubuk Kilangan menanyakan permasalahan ini. Kalau ketua KAN Kecamatan Lubuk Kilangan masih ada dan masih aktif kenapa ada ketua KAN yang baru dan juga akan dilantik,” ucap Ridwan.

Ridwan katakan, sebelum melakukan aksi ini yang atas nama anak Nagari Kecamatan Lubuk kilangan, LKAAM Sumbar dan LKAAM Padang sudah terlebih dahulu disurati.

“Kami sudah datang di sini, tidak ada satupun orang LKAAM Sumbar ataupun LKAAM Padang di kantor ini. Kami kecewa, kalau keadaannya seperti ini, karena kami cuma menanyakan apakah benar akan ada pelantikan ketua KAN yang baru, dan kok bisa terjadi,” ujarnya.

Sementara itu Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat, Dt.Sayuti mengatakan kalau permasalahan ini bukan kewenangannya, tapi LKAAM Kota Padang. Karenanya, kami ini provinsi, sebab KAN Kota Padang yang lebih mengetahui permasalahannya. (h/mg-pmi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

23 + = 30