Aksi ‘Koboi’ Oknum Polres Semarang di Tempat Hiburan Malam

Oknum polisi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN–Aksi ‘koboi’ kembali ditunjukkan oleh oknum aparat penegak hukum. Kali ini seorang oknum anggota Polres Semarang membuat gaduh di sebuah tempat hiburan malam, di kawasan Bandungan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Saat kegaduhan terjadi, sang anggota polisi ini sempat menembakkan senjata api yang dibawanya ke udara sebanyak tiga kali. Tak pelak insiden ini sempat membuat pengelola tempat hiburan dan para pengunjung lainnya ketakutan.

Aksi ‘koboi’ oknum anggota Polres Semarang ini pun menjadi viral di media sosial (medsos). Karena ada salah satu pengunjung tempat hiburan malam tersebut yang sempat mengabadikan ulah aparat penegak hukum ini secara diam- diam.

Wakapolres Semarang, Kompol Cahyo Widyatmoko yang dikonfirmasi membenarkan ulah oknum anggotanya yang dilakukan di tempat hiburan malam, di kawasan wisata Bandungan tersebut. Dia bahkan menegaskan, oknum anggota Polres Semarang berinisial G dan berpangkat aiptu ini telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Semarang.

“Yang bersangkutan saat ini sudah diperiksa, demikian pula senjata api yang digunakan sudah kami amankan,” ungkap Cahyo, saat dikonfirmasi, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Ahad (7/1).

Cahyo menegaskan, belum dapat memastikan apa yang menjadi pemicu tindakan ‘koboi’ oknum anggotanya tersebut. Karena pemeriksaan oleh petugas Propam Polres Semarang masih terus berlangsung.

Namun, dia menyampaikan, insiden ini terjadi di sebuah rumah karaoke, Java Inn di Jl Kendalisodo, Bandungan, Jumat (5/1) malam. Apa yang memicu anggota Polres Semarang ini mengeluarkan senjata api hingga menembak beberapa kali ke udara masih didalami.

“Hanya saja, hingga hari ini saya belum menerima laporan atas hasil pemeriksaan Seksi Propam. Namun jajaran Polres Semarang akan bertindak profesional dalam menangani persoalan ini,” ujarnya.

Ia juga berjanji akan melakukan evaluasi terhadap izin penggunaan senjata api di kalangan anggotanya. “Sehingga, penggunaan senjata api ini tidak disalahgunakan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + = 14