Ada Operasi Lanjutan, Novel Baswedan Belum Bisa Pulang hingga 2018

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPKNovel Baswedan telah menjalani perawatan medis di Singapura selama 257 hari atau sekitar delapan bulan.

Selama itu, Novel Baswedan melakukan rangkaian pengobatan mata yang rusak parah akibat disiram air keras.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, perawatan mata Novel, khususnya mata kirinya, masih belum tuntas. Diperkirakan Novel belum dapat kembali ke Tanah Air hingga tahun depan.

Mata kiri Novel mengalami kerusakan hingga 95 persen. Sejak dirawat di rumah sakit di Singapura, ia telah menjalani dua kali operasi.

Operasi pertama untuk memasang jaringan gusi yang akan menutupi bagian putih mata. Karena pertumbuhan belum maksimal, dilakukan operasi kedua. Febri mengatakan, saat ini, pertumbuhan di bagian putih saat ini belum maksimal.

Sementara itu, operasi bagian hitam mata baru dapat dilakukan setelah pertumbuhan bagian putih mata kiri maksimal.

Terkait kasus penyiraman air keras yang ditangani Polda Metro Jaya, KPK belum mendapatkan informasi yang signifikan. Terakhir, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz menunjukkan sketsa baru terduga pelaku penyerangan Novel.

Hingga kini, KPK masih menunggu perkembangan proses pencarian dua orang dari sketsa tersebut.

News By DIMAS SETIAWAN

www.pronewsfm.com

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

25 − 19 =