ACT Sumbar Serahan Bantuan Kisah Pilu Sauqi, Ibu Meninggal, Tempat Tinggal Disita Bank

Kisah Pilu Sauqi, Ibu Meninggal, Tempat Tinggal Disita BankSauqi Puta Dylan

 

 

 

 

 

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Tim Program ACT Sumatera Barat mendatangi Rumah Sakit M. Djamil untuk menyalurkan bantuan untuk biaya pengobatan Sauqi Putra Dylan (3), Selasa (31/7).

Berkat bantuan dari para donatur, ACT Sumbar telah menyalurkan bantuan tahap awal bagi Sauqi.

“Alhamdulilah berkat donatur yang  baik, ACT Sumbar telah menyalurkan bantuan tahap awal dan terus membuka peluang bagi masyarakat untuk meringankan beban Sauqi,” ujar Aan tim ACT Sumbar.

Kiki Ayunda (26) tante Dylan mengungkapkan, bahwa sudah 6 hari dirawat di rumah sakit, dalam keadaan koma. Dylan dikabarkan menderita tumor otak. Hingga kini belum ada perkembangan yang signifikan dari kondisi kesehatannya.

Sejak ibu kandung Sauqi meninggal karena penyakit jantung, Kikilah yang menjadi orang tua Sauqi yang senantiasa merawat dan membesarkannya layaknya anak sendiri.

“Sauqi awalnya adalah anak yang sangat aktif. Namun tiba-tiba ia demam tinggi sehingga membuat nenek, kakek serta saya panik dan segera membawa Sauqi ke salah satu dokter yang ada di Payakumbuh. Dan alhamdulillah mendapatkan obat. Namun 2 minggu kemudian Sauqi kembali demam tinggi, kakinya sakit serta perut Sauqi membesar sehingga dirawat di rumah sakit yang ada di Payakumbuh dan akhirnya dirujuk di M. Djamil Padang hingga sekarang,”tutur Kiki.

Diketahui, biaya pengobatan Sauqi tidak bisa ditanggung sepenuhnya oleh BPJS. Sauqi awalnya memiliki BPJS Kesehatan untuk berobat, tapi karena keterlambatan dan juga adanya sistem dari BPJS, membuat ia terhalang mendapatkan pelayanan. Hal itu menjadi beban keluarga untuk biaya pengobatan Sauqi.

Ayah, kakek dan nenek Sauqi sehari-hari bekerja sebagai seorang petani.  Malangnya, saat ini pertanian sedang melewati masa kegagalan bercocok tanam, akibat hama. Tentu tak punya banyak dana untuk biaya pengobatan Sauqi.

Pasca ibu kandung Sauqi meninggal , bocah kecil itu tinggal dengan nenek dan tantenya. Sementara itu, rumah neneknya yang jadi tempat tinggal Sauqi kini sudah disita pula oleh pihak bank.

Kondisi terkini, Sauqi masih dalam keadaan koma. Ia dan keluarga nya sangat membutuhkan bantuan dari para donatur untuk membantu meringankan biaya pengobatannya.

Bagi yang ingin membantu meringankan beban Sauqi, pihak keluarga melalui Kiki (tante) membuka nomor rekening keluarga atas nama Yusri Andesra, Bank BRI 7382-01-000046-50-2. Dan nomor WhatsApp 082386805353 atas nama Kiki Ayunda Putri.(mg-yes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − = 10