Hujan Badai di Solsel, Rumah dan Musala Rusak

Hujan Badai di Solsel, Rumah dan Musala RusakKondisi salah satu rumah yang porak-poranda setelah dihantam badai di di Jorong Pampangan, Nagari Pasir Talang Timur, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan (Solsel). Jefli

 

 

 

 

SOLOK SELATAN,HARIANHALUAN.COM- Atap satu unit rumah dan musala diterbangkan angin badai yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu (1/8) malam, di Jorong Pampangan, Nagari Pasir Talang Timur, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan (Solsel).

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sungai Pagu, Syafnilawati mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam tersebut.

“Kepala keluarga korban atas nama Hadi Darto, rumah dihuni bersama istrinya yang lagi hamil dan seorang anak berusia tiga tahun. Saat ini kondisi seluruh atap rumah dibawa angin sekitar 10 meter dari depan rumah,” kata Syafnilawati, Kamis (2/8).

Selain itu, akibat angin badai, sebidang atap mushala Babusalam Jorong Pampangan turut dibawa angin. “Untuk sementara, keluarga korban menginap dirumah orangtuanya di Jorong Panai nagari Pasir Talang,” ucapnya.

Terpisah, Wali Nagari Pasir Talang Timur, Solbetri membenarkan peristiwa itu dan pihakya telah melaporkan pada BPBD Solsel.

“Setandan kuda-kuda atap rumah itu diterbangkan angin. Kuda-kuda atap rumah harusnya diikatkan supaya tidak mudah diterbangkan angin. Tidak rusak hanya tanggal. Kita akan gotong-royong bersama warga untuk memasang kembali atap yang diterbangkan angin itu,” katanya.

Kepala BPBD Solsel, Johny Hasan Basri mengatakan untuk penanganan sementara pihaknya siap untuk menyediakan tenda bagi keluarga korban jika kondisi rumah belum memungkinkan untuk dihuni.

“Kami sudah turunkan petugas kelapangan sembari menunggu laporan pihak nagari dan kecamatan. Untuk mengetahui kondisi korban, rumah kemudian mengenai kelanjutan penanganan pasca kejadian. Yang terpenting korban diselamatkan terlebih dahulu. Terkait, bantuan-bantuan lainnya kita akan koordinasikan ke pimpinan dan instansi terkait,” ucapnya.

Pihaknya mengimbau dengan kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini warga diminta waspada.

“Terkadang hujan dan angin. Apalagi yang bencana sifatnya tidak terduga, sebab itu kita selalu waspada,” ucapnya. (h/jef)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

90 − 87 =