JAKARTA, KOMPAS.com – Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi membantah isi putusan terhadap mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Setya Novanto. Ia menjelaskan, uang Rp 50 juta tersebut merupakan honor yang ia terima ketika menjadi narasumber sosialisasi KTP elektronik di sejumlah provinsi.

Gamawan mengungkapkan, setiap dirinya menjadi narasumber, ia mendapatkan honor Rp 10 juta. Ia juga menegaskan bukti penerimaan uang Rp 50 juta sebagai honor itu sudah diberikan oleh adiknya sendiri, Azmin Aulia, ke penegak hukum.

Seperti diketahui, dalam putusan terhadap Setya Novanto, Gamawan disebut sebagai salah satu pihak yang mendapatkan keuntungan dari proyek pengadaan KTP elektronik sebesar Rp 50 juta. Gamawan juga disebut menerima satu unit Ruko di Grand Wijaya dan sebidang tanah di Jalan Brawijaya III melalui Asmin Aulia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

60 − 59 =