JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum ( KPU) akan membatasi bentuk promisi calon anggota legislatif saat kampanye pada Pemilu 2019. Salah satunya, melarang penempelan gambar caleg di angkutan umum.
 
Menurut Ketua KPU Arief Budiman branding caleg di angkutan umum justru akan merepotkan sopir atau pemilik angkutan umum saat memasuki masa tenang. Pada masa tenang, segala alat peraga kampanye tidak diperbolehkan muncul di ruang publik. Angkutan umum yang ditempeli gambar caleg juga tidak diperbolehkan beroperasi.
 
Selain angkutan umum, pemasangan gambar caleg juga dilarang pada kendaraan layanan masyarakat, seperti ambulans. Alasannya sama, yaitu akan menyusahkan masyarakat.
 
Nantinya, KPU akan mengatur hal-hal tersebut di Peraturan Komisi Pemilihan UMUM (PKPU). Meski belum disahkan, namun usulan itu sudah dikonsultasikan dengan Komisi II DPR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 74 = 80