JAKARTA, KOMPAS.com – Amnesty Internasional Indonesia ikut menyoroti banyaknya korban tewas akibat tindakan tembak di tempat dalam penanganan kasus narkoba. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko yang baru dilantik Presiden Joko Widodo pun ditantang untuk menurunkan angka tindakan tembak di tempat, yang dilakukan oleh aparat dalam penindakan kasus narkoba.
 
“Utamakan prosedur penanganan yang lebih efektif dan mengatasi akar permasalahan narkoba tanpa mengorbankan dasar HAM,” ujar Peneliti Amnesty Internasional Indonesia Bramantya Basuki dalam konferensi pers di Jakarta,
 
Amnesti Internasional Indonesia memahami adanya tantangan dan kesulitan yang dialami oleh aparat dalam menindak para pengedar narkoba. Bahkan, ucap dia, tak jarang petugas justru menjadi korban saat menindak para pengedar narkoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

75 − 70 =